Trek Ujian Praktek SIM C Lebih Mudah, Siswi SMKN 1 Majalengka Ini Langsung Lulus
Wajah Puspita Dewijayanti (17) tampak tegang saat hendak mengikuti ujian praktek SIM C di Mapolres Majalengka
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Wajah Puspita Dewijayanti (17) tampak tegang saat hendak mengikuti ujian praktek SIM C di Mapolres Majalengka, Jalan KH Abdul Halim, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Rabu (9/8/2023).
Siswi kelas XII SMKN 1 Kadipaten tersebut terlihat mengenakan rompi hijau dan helm putih saat mengendarai sepeda motor yang digunakan dalam ujian praktik SIM C itu.
Namun, wajahnya tampak mulai yakin setelah menarik gas sepeda motor tersebut hingga berhasil melewati trek ujian praktek SIM C meski melaju secara perlahan.
Ia berhasil sampai di garis finish tanpa menyenggol cone yang berjejer di sisi kiri dan kanan lintasan serta sama sekali tak menurunkan kakinya selama melaju di trek tersebut.
Baca juga: Sirkuit Praktek Ujian SIM di Polres Majalengka, Tak Ada Lagi Zig-zag & Angka 8, Trek Lebih Lebar
Warga Desa Babakananyar, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, tersebut, dinyatakan lulus dan berhak memiliki SIM C dari Satlantas Polres Majalengka.
Ditemui seusai mengikuti ujian praktik tersebut, Puspita mengaku baru pertama kali mengajukan permohonan pembuatan SIM C di Satpas Polres Majalengka.
Menurut dia, trek ujian praktek tersebut tergolong mudah, sehingga cukup satu kali mengikutinya dan langsung dinyatakan lulus untuk mendapatkan SIM C.
"Alhamdulillah, saya baru pertama kali ikut ujian SIM C langsung dinyatakan lulus," kata Puspita Dewijayanti saat ditemui di Mapolres Majalengka, Rabu (9/8/2023).
Ia mengatakan, sempat dinasehati keluarganya yang telah mengikuti ujian SIM C agar banyak berlatih mengendarai sepeda motor, khususnya melewati tikungan.
Pasalnya, dari nasehat keluarganya itu disebutkan bahwa ujian praktek SIM C cukup sulit dan terdapat lintasan zig-zanv serta angka delapan, sehingga harus latihan melewati tikungan.
Namun, hal itu tidak terbukti, karena Puspita dapat melewati treknya secara lancar dan tanpa menemui kesulitan meski harus ekstra hati-hati dengan kecepatan perlahan.
"Awalnya deg-degan juga, tapi dari petugasnya bilang santai saja, rileks, dan berhasil dalam satu kali percobaan, karena treknya tidak sesulit dibayangkan," ujar Puspita Dewijayanti.
Dalam ujian praktek SIM C tersebut, Puspita tampak mengikutinya bersama enam orang lainnya, dan termasuk teman sekolahnya, namun belum berhasil melewatinya.
Selain itu, ada pula pemohon SIM C yang menyenggol cone dan menurunkan kakinya saat melintasi trek berbentuk huruf S, sehingga dinyatakan gagal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Puspita-Dewijayanti-saat-mengikuti-ujian-praktik-SIM-Cs.jpg)