Sirkuit Praktek Ujian SIM di Polres Majalengka, Tak Ada Lagi Zig-zag & Angka 8, Trek Lebih Lebar
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka memperbarui sirkuit ujian praktek surat izin mengemudi (SIM) C.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka memperbarui sirkuit ujian praktek surat izin mengemudi (SIM) C.
Kini, sirkuit yang luasnya kira-kira mencapai 30 meter × 35 meter tersebut hanya memuat empat item materi ujian yang tersambung dalam satu lintasan.
Di antaranya, pengereman, u-turn, keseimbangan, dan jalur berbentuk huruf S, sehingga tidak ada lagi item zig-zag maupun lintasan berbentuk angka delapan seperti sebelumnya.
Selain itu, trek ujian praktek SIM C di Mapolres Majalengka juga lebih lebar dari sebelumnya yang hanya mencapai 1,2 meter, dan kini menjadi 1,6 meter.
Baca juga: Wajah Baru Lintasan Ujian SIM C di Indramayu, Tak Ada Lagi Angka 8, Jadi Lebih Realistis
Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Ngadiman, mengatakan, perubahan trek itu sesuai keputusan Kapolri untuk mengubah ujian praktek SIM C.
Menurut dia, lintasan ujian praktik SIM C sebelumnya memuat lima item materi, yakni pengereman, u-turn, keseimbangan, zig-zag, dan angka delapan.
"Jika pemonon sudah bisa mengendarai sepeda motor maka lintasan baru ini akan lebih mudah," kata Ngadiman saat ditemui di Mapolres Majalengka, Jalan KH Abdul Halim, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Rabu (9/8/2023).
Ia mengatakan, penerapan ujian SIM C menggunakan trek yang memuat empat item materi itu pun diterapkan Satlantas Polres Majalengka sejak 4 Agustus 2023.
Namun, pihaknya memastikan faktor utama dalam ujian praktek untuk mengutamakan keselamatan tidak dihilangkan meski item materinya berkurang.
Misalnya, saat pemohon SIM hendak memulai ujian praktik di garis start dan titik pengereman harus melakukan konfirmasi keselamatan berupa tengok kanan.
Baca juga: Uji Praktek SIM di Kabupaten Bandung Berubah, Tak Ada Praktek Zigzag & Lintasan Angka 8
"Konfirmasi keselamatan ini penting untuk memastikan tidak ada kendaraan lain yang melintas sebelum melajukan sepeda motor," ujar Ngadiman.
Selain itu, pemohon juga harus memerhatikan kaki kiri yang cenderung lebih kuat sebagai tumpuan sebelum mengendarai sepeda motornya.
Ia menyampaikan, hal semacam itu penting diterapkan agar para pengendara tetap memerhatikan dan mengutamakan faktor keselamatan saat berkendara.
"Kami juga mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu tertib saat berlalu lintas, karena keselamatan ini tanggung jawab bersama," kata Ngadiman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Suasana-trek-ujian-praktik-SIM-C-yang-diperbarui-tanpa-zig-zag-dan-angka-delapans.jpg)