Senin, 20 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Buntut Air Waduk Darma Kuningan Menyusut, Dimanfaatkan Warga untuk Bertani, Malah Ada Lapangan Bola

Tak hanya sebagai lahan pertanian, lahan yang kering itu dimanfaatkan anak-anak untuk membuat lapangan bola.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Tribun Cirebon/Ahmad Ripai
Kondisi di pinggiran Waduk Darma Kuningan yang beralih fungsi di musim kemarau. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Buntut penyusutan volume air Waduk Darma di Kuningan, sejumlah warga melakukan kegiatan bertani di pinggiran lahan tersebut.

Seperti yang di lakukan Tono (45) warga Kecamatan Darma, mengungkap kegiatan pertanian di lahan milik BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Cisanggarung-Cimanuk.

"Emang sudah biasa kami lakukan kegiatan seperti bertani begini. Ya, sebatas isi kegiatan dan memanfaatkan lahan sekitar," katanya saat berbincang dengan Tribun Selasa (25/7/2023).

Mengenai masa tanam dalam memanfaatkan lahan, penanaman dilakukan melalui jenis tanaman yang cepat mengahasilkan.

Namun, tidak menutup kemungkinan juga dilakukan penanaman benih padi.

"Ya, untuk memanfaatkan lahan pertanian. Kita sesuai dengan waktu untuk bisa menghasilkan juga. Sebab, pemanfaatan lahan ini tidak permanen dan berisiko saat terjadi peningkatan volume air juga," katanya.

Kemudian, untuk penanaman padi yang biasa dilakukan itu mengambil jenis padi cepat panen atau dikenal benih organik.

"Untuk penanaman padi itu biasanya jenis organik. Jadi, perlakuan ini melihat kondisi lingkungan lahan garapan juga," katanya.

Tak hanya itu, anak-anak dan pemuda pun menyulap lahan yang kering menjadi lapangan bola seadanya.

Mereka membuat gawang menggunakan bambu.

Seperti diberitakan sebelumnya, tidak menentunya cuaca yang terjadi di Kabupaten Kuningan dan sudah memasuki musim panas berdampak pada volume air Waduk Darma, Kuningan.

"Musim panas atau musim kemarau sekarang, perairan Waduk Darma mengalami penyusutan dalam setiap hari itu 3 centimeter," kata Petugas BBWS Cisanggarung - Cimanuk, Ahmad Mansubun Zamanudin saat ditemui di kawasan pintu Bendungan Darma, Selasa (18/7/2023).

Penyusunan perairan itu dilihat dari sensor permukaan air atas yang terpasang di pinggiran pintu bendungan Darma.

Selain melihat hasil deteksi alat itu, petugas juga melakukan penghitungan secara manual.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved