Penemuan Jemaah Haji yang Sempat Hilang

Sebelum Suharja Ditemukan Meninggal, Keluarga di Majalengka Selalu Mengaji Berharap Suharja Selamat

- Pihak keluarga jemaah haji asal Desa Babakansari mengaku telah ikhlas atas kabar meninggal Suharja (70).

|
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Muspika Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka menyambangi rumah keluarga jemaah haji asal Desa Babakansari, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka yang meninggal dunia di Arab Saudi, Senin (17/7/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Pihak keluarga jemaah haji asal Desa Babakansari, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka kini mengaku telah ikhlas atas kabar meninggal Suharja (70).


Ya, Suharja seorang jemaah haji dari kloter 10 embarkasi Kertajati Majalengka sempat dinyatakan hilang selama 18 hari terakhir.


Jemaah haji tersebut diketahui hilang saat sedang menjalankan ibadah wukuf di Arafah didampingi istrinya bernama Aat (58).

Baca juga: Jemaah Haji Majalengka yang Hilang Saat Wukuf Ditemukan Meninggal, Keluarga Ikhlas, Sudah Takdir


Namun usai 18 hari dilakukan pencarian, yang bersangkutan dinyatakan telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Rumah Sakit wilayah Mina, Arab Saudi.


Hal itu dipastikan setelah istri Suharja, Aat melihat langsung jasadnya.


Anak kedua Suharja, Eti Rohaeti mengatakan, sejatinya pihak keluarga mengharapkan penemuan orang tuanya dalam keadaan selamat dan sehat.

Suharja (70), jemaah haji asal Desa Babakansari, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka yang dinyatakan hilang di Arafah saat menunaikan ibadah haji
Suharja (70), jemaah haji asal Desa Babakansari, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka yang dinyatakan hilang di Arafah saat menunaikan ibadah haji (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)


Namun pihaknya pun kini mengaku ikhlas dan berharap ayahnya bisa diterima di sisi Allah SWT.


Eti mengaku, selama 18 hari terakhir, pihak keluarga selalu menggelar pengajian dan berdoa berharap orang tuanya bisa pulang ke kampung halaman dengan selamat.

Baca juga: BREAKING NEWS: Suharja Jemaah Haji Asal Majalengka yang Sempat Hilang Ditemukan Meninggal


"Kalau sebelumnya mah selalu ngaji, berdoa untuk kepastian ketemunya bapak, biar selamat balik lagi ke kampung kumpul sama keluarga," ujar Eti kepada Tribun, Senin (17/7/2023).


Sebelumnya Eti mengatakan, pihak keluarga mengetahui kabar ditemukannya Suharja pada Minggu malam.

 

Saat itu, petugas haji setempat mengabarkan bahwa Suharja ditemukan di rumah sakit, wilayah Mina, Arab Saudi.


"Informasinya dapat semalam dari petugas KBIH jam 23.00 WIB," ucapnya.


Dengan adanya kabar tersebut, kata Eti, pihak keluarga merasa lega dan ikhlas.


Sebab selama 18 hari terakhir, keluarga besarnya selalu menantikan perkembangan informasi terkait pencarian Suharja yang hilang saat wukuf.


"Persiapannya ya sudah siap, sudah nerima bapak apapun kondisinya. 
Takdirnya sudah meninggal ya sudah ikhlas, ridho," jelas dia.


Kondisi seperti itu, membuat pihak keluarga saat ini tengah mempersiapkan acara tahlilan yang digelar selepas magrib nanti.


Adapun pihak keluarga juga sudah melaksanakan salat gaib setelah mengetahui kabar ditemukannya Suharja, dalam kondisi meninggal dunia.


"Di sini sudah siap menggelar tahlil, selepas salat magrib nanti."


"Semalam juga langsung menggelar salat gaib," katanya.


Pantauan Tribun di lokasi, rumah Suharja di bagian tengah maupun dalam sudah beralaskan karpet.


Karpet itu nantinya digunakan sebagai alas para warga yang mengikuti tahlilan.


Di tengah-tengah karpet itu disediakan makanan maupun minuman untuk tamu.


Sedangkan di teras rumah warga, ibu-ibu tetangga Suharja sedang disibukkan mempersiapkan berkat.


Nantinya, berkat juga akan dibagikan bagi warga yang hadir untuk mengikuti tahlil.


Sementara, kabar duka yang didapat dari jemaah haji dari Suharja, membuat pihak musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Bantarujeg ikut berbelasungkawa.


Dipimpin oleh Dendi Heryadi, Kasi Trantribum Kecamatan Bantarujeg dan didampingi anggota Polsek-Koramil Bantarujeg dan Satpol PP, mereka menyambangi rumah keluarga Suharja pada Senin (17/7/2023).


Di sana, unsur kecamatan Bantarujeg itu disambut baik keluarga dan menyampaikan belasungkawa secara langsung.


Diberitakan sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) memastikan jemaah atas nama Suharja Wardi Ardi sudah diketemukan.


Suharja ditemukan oleh tim Linjam dalam keadaan meninggal di ruang penyimpanan jenazah (tsallajah) rumah sakit (RS) Mu'aisyim, Mina, Makkah.


Diketahui, Suharja terpisah dari istrinya, Aat saat keduanya ke toilet di Arafah pada 27 Juni 2023.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved