Viral

Bangun Rumah Mewah Dekat Kuburan di Kuningan, Ternyata Hasil Jualan Alat Khitan Laser hingga Ekspor

Jualan alat khitan model laser, kata Agus mengemuka, awal penjualan itu tidak mengambil pasar domestik, tapi penjualan dilakukan ke luar negeri

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Penampakan rumah mewah di sekitar tempat pemakaman umum di Desa Cipasung, Kuningan, Jumat (23/6/2023). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Bangunan rumah mewah di dekat TPU (tempat pemakaman umum) di Desa Cipasung, Kecamatan Darma, Kuningan, ini sempat viral di media sosial.

Ternyata pemilik rumah mewah itu dikenal sebagai pengusaha di daerah setempat. 

Sang pemilik yang bernama Agus ini menjual alat khitan laser melalui online.

"Usaha saya di penjualan online. Barang dagangannya itu alat khitan model laser," ungkap Agus seraya menambahkan bahwa usaha di rintisnya itu memasuki usia 10 tahun, Jum'at (23/6/2023).

Jualan alat khitan model laser, kata Agus mengemuka, awal penjualan itu tidak mengambil pasar domestik, tapi penjualan dilakukan ke mancanegara luar negeri.

"Duh, kalau mengingat usaha awal penjualan itu pasar domestik tidak melirik. Sehingga saya main di luar negeri melalui ekspor," kata Agus.

Baca juga: VIRAL Rumah Mewah di Sekitar TPU di Kuningan, Cek Faktanya Sekaligus Pengakuan Pemiliknya

Negara pengguna alat khitan produksi rumahan, kata Agus mengklaim bahwa negara Eropa dan Australia itu menjadi pasar prioritas. Kemudian, tidak sedikit dokter di luar negeri itu pasti mempercayai kualitas alat khitan model laser lokal.

"Untuk pasar penjualan produk kami, awalnya itu negara Jerman dan menyusul banyak negara lain ikut menggunakan alat khitan buatan kami. Dalam perjalanan, jumlah produksi secara berkala mengakali kenaikan pembuatan alat khitan ini," ujarnya.

Dalam perjalanan bisnis alat khitan laser, Agus mengungkap, belum lama produk rumahan dengan branding Cautter Khitan Sonix ini mendapat perhatian hingga pejabat Kementerian Perindustrian dan Perdagangan RI berkunjung ke rumah produksinya di desa setempat.

"Iya, barang dagangan saya Cautter Khitan Sonix, akhir - akhir di kunjungi para pejabat. Mulai dari kementrian perdagangan dan perindustrian, kepala dinas bahkan bupati pun berkunjung ke kami," ujarnya.

Dalam kunjungan yang dilakukan atas nama  pemerintah, Agus mengaku tidak berkenan dengan penawaran yang dilakukan pemerintah dalam mengembangkan usahanya. Sebab selama usaha di jalani ini sudah berjalan dan memiliki pasar dengan melibatkan warga atau reseller.

"Untuk bantuan hingga penyertaan modal, kami mohon maaf melakukan penolakan. Sebab, bisnis ini sudah berjalan dan sekarang itu omzet lebih banyak, serta alhamdulilah bisa berbagi pendapatan dengan tim pemasaran atua reseller," ujarnya.

Sekedar informasi, Viral bangunan rumah mewah di tengah tempat pemakaman umum di Kuningan, di sejumlah media sosial alias dunia maya. Belakangan diketahui benar terbukti secara langsung.

Agus (47) pemilik rumah mewah saat di temuin di Desa Cipasung, Kecamatan Darma. "Video tentang rumah saya heboh itu gak tahu. Namun sebelumnya, ada beberapa youtuber datang dan melakukan pengambilan audio visual. Bahkan ada dari stasiun televisi swasta juga ada, cuma ngambil video pake drone," ungkap Agus mengawali perbincangan dengan TribunCirebon.com, Jum'at (23/6/2023).

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved