Lembaga Pendidikan di Kecamatan Mandirancan Dibobol Maling, Kadisdik Kuningan Jelaskan Begini
Evi Miawati (47) yang juga tenaga pendidik setempat mengatakan sejumlah barang di sekolah tersebut dibawa maling.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Sejumlah perangkat kegiatan belajar mengajar termasuk peralatan teknologi di SDN Randobawailir, yang beralamat di Dusun Manis RT. 002 RW. 001 Desa Randobawahilir Kecamatan Mandirancan Kabupaten Kuningan hilang dicuri maling.
"Informasi ada SD yang dibobol maling benar telah terjadi," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kuningan Uca Somantri saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (9/6/2023).
Evi Miawati (47) yang juga tenaga pendidik setempat mengatakan sejumlah barang di sekolah tersebut dibawa maling.
"Iya waktu masuk ke ruang guru didapati 1 set layar cinematic touch screen, 1 unit speaker aktif serta 2 dus IKM (kurikulum merdeka) sudah tidak ada tempat melihat hal tersebut," kata Uca mengulas keterangan yang diterima, seraya menambahkan bahwa kejadian itu pada Hari Minggu (4/6/2023).
Akibat tindakan pengambilan barang yang dibawa maling dengan cara merusak kunci gembok. "Kerugian materil senilai Rp. 202.500 ribu," ujarnya.
Terpisah Kapolres AKBP Willy Andrian melalui Kasat Reskrim Polres Kuningan IPTU Anggi Eko Prasetyo membenarkan bahwa ada kejadian lembaga pendidikan di Kuningan itu mengalami kerugian, akibat perbuatan orang tidak bertanggungjawab alias maling.
"Untuk kasus tersebut, masih dalam penyidikan dan mengumpulkan sejumlah keterangan lainnya," ujarnya. (*)
Baca juga: Caleg Cantik Dari Partai Gerindra Ini Bangun Lapangan Volly di Kuningan, Ini Tujuannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/uca1.jpg)