Begal Ditembak Polisi di Indramayu
Modus Operandi Komplotan Begal Teror Warga Sambil Bawa Golok di Indramayu: Semalam Beraksi Dua Kali
Para pelaku begal di Indramayu ini sempat meminum minuman keras sebelum beraksi.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Komplotan begal di Kabupaten Indramayu meresahkan yang terdiri dari 5 orang kini sudah diringkus polisi.
Yakni berinisial SPD (34), MLS (49), KRL (31), MHD (28), dan AQN (29).
Semuanya warga Kecamatan Krangkeng, Indramayu.
Mereka semua adalah begal yang melakukan aksi penodongan pada Rabu (29/3/2023) malam kemarin.
Dalam semalam, para pelaku ini bahkan beraksi di dua lokasi berbeda.
Yakni di wilayah Desa Segeran Kecamatan Juntinyuat dan wilayah Desa Mundu Kecamatan Karangampel.
Kepolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar menceritakan kronologi kejadian tersebut.
Menurut keterangan para pelaku, sebelum melakukan aksi begal, mereka juga sempat melakukan pesta miras.
"Kemudian setelah itu salah satu pelaku berinisial MLS mengajak untuk bekerja dengan maksud untuk melakukan pencurian dengan kekerasan," ujar dia didampingi Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muhammad Hafid Firmansyah kepada Tribuncirebon.com saat konferensi pers di Mapolres Indramayu, Kamis (6/4/2023).
Rekan dari para pelaku saat itu menyetujui ajakan tersebut. Mereka pun melakukan persiapan dengan mengambil sebilah golok untuk melakukan pengancaman terhadap korban.
Setelah itu, pelaku berangkat untuk mencari atau hunting calon korban dengan berboncengan menggunakan sepeda motor.
Di wilayah Desa Mundu, mereka menemukan ada pengendara sepeda motor yang melintas.
Para pelaku pun putar arah dan mengejar motor korban.
Di saat memasuki wilayah sepi, korban lalu dipepet dan kunci motornya direbut paksa hingga membuatnya terjatuh.
"Setelah korban terjatuh kemudian korban langsung ditodong dengan menggunakan golok oleh salah satu pelaku," ujar dia.
Setelah berhasil melakukan pembegalan, mereka pergi ke wilayah Desa Mundu, di sana para begal kembali melakukan aksinya untuk kali kedua.
Korban yang ketakutan saat itu hanya bisa pasrah menyerahkan sepeda motor miliknya kepada para pelaku.
"Para pelaku juga mengucapkan kata 'tembak tembak tembak' hingga membuat korban panik dan akhirnya menjatuhkan sepeda motor dan melarikan diri," ujar dia.
Baca juga: BREAKING News, Polisi Tembak Dua Begal di Indramayu, Rampas Motor Malam Hari, Melawan Saat Ditangkap
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.