Kecelakaan Mobil Bupati Kuningan
Fakta Kecelakaan Maut yang Libatkan Mobil Bupati Kuningan: 2 Tewas, H Acep Minta Maaf
Berikut ini fakta-fakta kecelakaan maut yang melibatkan mobil dinas Bupati Kuningan, H Acep Purnama hingga menelan korban jiwa.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Lebih jelas, Adun mengungkap, sebelumnya kejadian kecelakaan maut hingga bangunan bengkel las miliknya rusak.
"Saya sudah ngelas sepeda modifikasian. Nah, waktu itu orang yang ngelas sepeda sempat ngobrol. Tidak lama waktu tadi, saya masuk kedalam untuk ngambil behel (besi), sekitar 3 langkah dari titik kejadian. Itu keluar suara gemuruh dan terlihat sudah ada korban tergeletak," ujarnya.
Adun yang masih menjalankan ibadah puasa, mengaku gemetar melihat kondisi korban kecelakaan maut. Apalagi ada darah dari korban yang tercecer di lokasi hingga mengena mesin gerinda.
"Dari kejadian itu, darah dimana - dimana. Kemudian, mesin gerinda saya juga tertutup darah," ujarnya.
Dari kejadian Kecelakaan maut, Adun mengaku mengalami kerugian. Hal itu disebabkan oleh rusaknya bangunan bengkel las dan alat - alat las hingga mesin gerinda tersiram darah.
"Dengan kejadian kecelakaan maut, saya jelas rugi. Tinggal hitung saja berapa? Seperti bangunan bengkel rusak dan alat las serta mesin kerja yang biasa digunakan rusak juga," katanya.
Baca juga: Soal Kecelakaan Maut Mobil Dinas Bupati Kuningan, Anggota DPRD Ini Saksikan Laju Kendaraannya Ngebut
Permintaan Bupati Kuningan
Berita sebelumnya, setelah melakukan pengurusan terhadap pasangan suami istri yang meninggal usai di tabrak mobil Bupati Kuningan, sosok orang nomor satu di Kuningan ini mendatangi Mapolres Kuningan
"Sebelumnya saya mohon maaf dengan peristiwa kejadian kecelakaan maut siang sekitar jam 2," kata Acep saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres tadi, Senin (3/4/2023) malam.
Kejadian kecelakaan maut, Acep mengaku sangat berduka dan turut menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban sedalam-dalamnya.
"Atas kejadian kecelakaan siang tadi, kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kuningan, terutama kepada keluarga korban. Kami sampaikan turut berdukacita sedalam - dalamnya," kata H Acep Purnama seraya mengklaim usai melakukan takjiah ke rumah duka tadi.
Saat berada di rumah duka, Acep mengaku diterima oleh kedua orang tua korban. Kemudian, sebagai bentuk tanggungjawab dan atas musibah kematian dari peristiwa kecelakaan maut.
"Kami akan menanggung semua kebutuhan anak - anak almarhum dan almarhumah. Ada tiga anak dari pasangan suami-istri meninggal tadi. Mereka ada lagi belajar di SMA, SMP dan ada anak kecil yang masih PAUD," katanya.
Pemenuhan kebutuhan anak korban kecelakaan maut, Acep mengklaim ini tidak ada batasnya. "Kami bantu mereka hingga apapun yang mereka inginkan," katanya.
Menyinggug soal kehadiran Bupati Kuningan di Mapolres, Acep mengaku bahwa kehadirannya untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam kecelakaan maut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Wajah-Bupati-Acep-Purnama-Pucat.jpg)