Senin, 13 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Ramai Soal Gaji Kades dan Perangkat Desa Belum Dibayar, Bupati Majalengka: Uangnya Baru Datang 

Saat dikonfirmasi tentang gaji belum dibayar untuk kepala desa dan perangkat desa tersebut, Bupati Majalengka Karna Sobahi membenarkan

|
Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Bupati Majalengka, Karna Sobahi saat ditemui dalam kegiatan Isra Miraj di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Quraniyyah di Kelurahan Majalengka Wetan, Jumat (3/3/2023). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Beberapa hari terakhir, media sosial diramaikan dengan banyaknya curhatan dari para perangkat desa se-Majalengka yang mengaku belum menerima penghasilan tetap (siltap) alias gaji hingga saat ini.

Mereka pun berharap siltap segera dibayarkan karena menyangkut 'dapur' masing-masing orang.

Adapun, siltap sendiri adalah penghasilan tetap yang diberikan kepada Kepala Desa (Reje Kampung) dan perangkatnya yang bersumber dari ADD (Anggaran Dana Desa).

Saat dikonfirmasi tentang gaji belum dibayar untuk kepala desa dan perangkat desa tersebut, Bupati Majalengka Karna Sobahi membenarkan bahwa pemerintah daerah sampai saat ini belum membayarkan siltap yang telah menjadi hak seluruh perangkat desa.

Belum diterimanya dana dari pemerintah pusat menjadi alasan siltap belum diberikan.

"Makanya ada siltap agak ngadat ya karena uangnya belum datang," ujar Karna saat diwawancarai di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Quraniyyah di Kelurahan Majalengka Wetan, Jumat (3/3/2023).

Namun kini perangkat desa tak usah khawatir, sebab menurut Karna, dana siltap tersebut akhirnya diterima pemerintah daerah.

Dana itu telah diterima melalui transferan pada Kamis (2/3/2023) sore.

"Uangnya itu baru datang jam 18.00 WIB kemarin sore, transfernya itu," ucapnya.

Sehingga, Karna mengungkapkan, dana tersebut akan segera dibagikan kepada seluruh perangkat desa dalam waktu dekat ini.

"Ya sekarang langsung dicairkan, kalau kemarin karena belum ada uangnya," jelas dia.

Sementara, salah satu perangkat desa yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku, sudah dua bulan lamanya siltap tersebut belum dicairkan.

Hal itu berdampak terhadap keuangan keluarganya yang hanya mengandalkan siltap sebagai sumber utama penghasilannya.

 

Baca berita Tribuncirebon.com lainnya di GoogleNews

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved