Wanita Muda Ditemukan Tewas Kenakan Jas Hujan, Dihabisi Kekasih Gelap di Kebun Singkong
M (23), wanita di Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah ditemukan tewas di kebun singkong, Kamis (23/2/2023).
TRIBUNCIREBON.COM- M (23), wanita di Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah ditemukan tewas di kebun singkong, Kamis (23/2/2023).
Korban ditemukan tak bernyawa dalam kondisi masih mengenakan jas hujan berwarna biru.
Ketika pertama kali ditemukan, korban dalam posisi terlentang dengan mulut mengeluarkan busa, dilansir TribunJateng.com.
Selain itu, tidak jauh dari tubuh korban ditemukan sebuah helm. Sementara sepeda motor dan barang berharga korban raib.
Baca juga: Wanita Muda di Cimahi yang Ditemukan Tewas di Kontrakan Ternyata Dihabisi Tetangganya Sendiri
Belakangan diketahui M menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh yakni MU (23).
Pelaku ternyata kekasih gelap korban sekaligus rekan kerja satu pabrik
Tak sampai 24 jam setelah jasad korban ditemukan, pelaku diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Batang.
"Iya memang benar sudah ditangkap, dini hari tadi sekitar pukul 01.30 WIB, 17 jam sejak laporan," kata Kasat Reskrim Polres Batang AKP Andi Fajar, Jumat (24/2/2023).
Masih dari laman TribunJateng.com, awalnya, warga mengira M menjadi korban pembegalan.
Namun, setelah petugas melakukan penyelidikan, terungkap bahwa korban dibunuh orang dekat.
Hal itu disampaikan oleh Kapolres Batang, AKBP Saufi Salamun, Jumat.
"Ternyata memang benar pelaku ini orang dekat korban, pelaku dan korban memang ada hubungan spesial."
"Korban sudah berkeluarga dan pelaku pun juga," ungkapnya.
Saat pelaku ditangkap, petugas mengamankan jaket korban yang berada di kosan pelaku dan motor korban yang dititipkan ke teman pelaku.
Baca juga: Usai Habiskan Uang Kakak Rp 90 Juta untuk Judi Online, Bripda HS Habisi Sopir Taksi Online
Saufi menungkapkan, pelaku tega menghabisi nyawa korban lantaran ingin menguasai harta kekasih gelapnya itu.
Anggota Koramil Limpung mengecek penemuan mayat perempuan berjas hujan di Kebun Singkong Dukuh Pencar, Desa Rowosari, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (23/2/2023). (Koramil Limpung)
Pasalnya, diketahui pelaku tengah terlilit utang.
"Motif ingin menguasai harta korban karena pelaku ini terlilit utang," jelasnya.
Sementara itu, aksi keji pelaku telah direncanakan selama dua hari.
"Pada Kamis dini hari, pelaku ini janjian dengan korban setelah pulang kerja di kosan pelaku sekira pukul 00.30."
"Korban diajak pergi oleh pelaku mengendarai sepeda motor korban."
"Hingga berhenti di perkebunan di Desa Rowosari, Limpung, disitulah pelaku membunuh korban," terangnya.
Setibanya di lokasi kejadian, pelaku mencekik korban.
Korban sempat berupaya melawan, namun perlawanan itu gagal karena pelaku makin kuat mencekik korban.
Akibatnya, korban lemas dan terjatuh.
Setelah memastikan korban tewas, pelaku meletakkan helm korban dan meninggalkan lokasi menggunakan motor korban.
Kemudian, untuk menghilangkan jejak, pelaku membuang jas hujan miliknya serta HP korban.
Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya kejinya terhadap korban karena terlilit utang.
"Sudah rencana dari hari Selasa karena terlilit utang sekitar Rp 10 juta," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunJateng.com/Dina Indriani)
Analisa Toni RM, Sebut Pembunuhan Putri Apriyani yang Tewas Dibakar Sudah Direncanakan Alvian Sinaga |
![]() |
---|
Alvian Sinaga, Oknum Polisi yang Bunuh Putri Apriyani di Indramayu Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara |
![]() |
---|
Daftar Barang Bukti yang Diamankan Dalam Kasus Oknum Polisi Bunuh dan Bakar Pacar di Indramayu |
![]() |
---|
Sosok Dwi Hartono, Ahli Bisnis dan Investasi yang jadi Otak Penculikan dan Pembunuhan KCP Bank BUMN |
![]() |
---|
Kronologi Putri Apriyani Ditemukan Tewas Terbakar Usai Dibunuh Pacarnya, Saksi Lihat Asap Hitam |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.