Punakawan dan Penari Topeng Ajak Pengendara di Palimanan Cirebon Tertib Berlalu Lintas
Para tokoh Punakawan itu pun tampak membawa poster yang bertuliskan imbauan mengenai pentingnya mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Suasana simpang empat Palimanan, Kabupaten Cirebon, tampak sibuk dilintasi pengendara motor dan mobil, Selasa (7/2/2023).
Saat lampu lalu lintas berwarna merah, serombongan orang yang mengenakan berbagai kostum bergegas ke hadapan para pengendara yang berhenti di simpang empat tersebut.
Mereka pun langsung menari tepat di zebra cross, sedangkan empat orang yang berdandan seperti tokoh punakawan dari mulai Petruk, Gareng, Bagong, dan Semar, terlihat menghampiri para pengendara.
Para tokoh Punakawan itu pun tampak membawa poster yang bertuliskan imbauan mengenai pentingnya mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.
Bahkan, lima jenis tari topeng dari mulai Topeng Panji, Topeng Samba, Topeng Rumyang, Topeng Tumenggung, dan Topeng Kelana, ditampilkan dalam kesempatan itu.
Sejumlah pengendara terlihat antusias menyaksikan penampilan para penari topeng Cirebon tersebut, dan beberapa di antaranya tampak mengabadikan momen itu menggunakan kamera ponselnya.
Selain itu, tampak dua pria yang kepala dan tangannya terlilit perban serta terdapat bercak merah di kaus putih yang dikenakannya.
Mereka menghampiri para pengendara sepeda motor dan mobil kemudian mengingatkan agar selalu mengenakan helm serta sabuk pengaman meski jarak yang ditempuhnya dekat.
"Pak, kalau naik motor helmnya jangan lupa dipakai, dekat juga tetap pakai helm, agar tidak seperti saya. Ini saya gara-gara naik motor tapi enggak pakai helm," kata pria yang jalannya tampak tertatih itu kepada salah seorang pengendara motor.
Rupanya, kegiatan itu merupakan rangkaian Operasi Keselamatan Lodaya 2023 yang diselenggarakan jajaran Polresta Cirebon yang mengedepankan langkah preventif dan preemtif.
Baca juga: Operasi Keselamatan Lodaya 2023 Dimulai Hari Ini, Kapolresta Cirebon Sebut 7 Sasaran Utamanya
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, kegiatan kali ini dilaksanakan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menaati aturan berlalu lintas.
Karenanya, pihaknya sengaja menampilkan dua personel yang didandani seperti korban kecelakaan agar masyarakat tidak lagi melanggar ketertiban lalu lintas.
"Dua personel ini menjadi contoh bagi masyarakat mengenai betapa bahayanya ketika tidak menaati aturan lalu lintas, karena dampaknya bisa fatal," ujar Arif Budiman saat ditemui usai kegiatan.
Ia mengatakan, ditampilkannya kearifan lokal berupa lima tari topeng Cirebon dan tokoh punakawan dalam kegiatan sosialisasi serta edukasi tersebut untuk semakin mendekatkan diri pada masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/penari-topeng-di-Operasi-Keselamatan-Lodaya-2023-Polresta-Cirebon.jpg)