Ibu dan Anak di Majalengka Selamat dari Pohon Tumbang yang Menimpa Gudang, Lompat dari Lantai 3

Seorang ibu dan anak pemilik gudang bawang di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka selamat dari maut.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Pohon berukuran besar tumbang merusak gudang bawang di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Sabtu (4/2/2023) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Seorang ibu dan anak pemilik gudang bawang di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka selamat dari maut.


Pasalnya, saat ibu dan anak itu berada di dalam gudang, peristiwa pohon berukuran besar tumbang menimpa gudang tersebut.


Beruntung saat kejadian, keduanya langsung menyelamatkan diri dari ancaman marabahaya tersebut.


Pemilik Gudang, Agus (42) menceritakan, detik-detik istri dan anaknya bisa menyelamatkan diri.


Hasil dari keterangan yang didapat, istrinya saat itu berada di lantai 3 sedang bekerja mengupas bawang.


Namun, pada pukul 09.00 WIB, pohon beserta rumpun bambu jatuh menimpa atap gudang tersebut.

Baca juga: Lapuk Termakan Usia, Pohon Beringin Tumbang Rusak Gudang Bawang Warga di Sukasari Kaler Majalengka


"Kronologisnya mah saya gak tahu, cuma keterangan dari istri saya bahwa ia dan anak saya sedang berada di lantai 3."


"Katanya saat itu bunyi suara krek-krek begitu dan terdengar suara dubrak menimpa atap gudang," ujar Agus saat ditemui di Dusun Dongkol, desa setempat, Sabtu (4/2/2023).

Pohon berukuran besar tumbang merusak gudang bawang di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Sabtu (4/2/2023).
Pohon berukuran besar tumbang merusak gudang bawang di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Sabtu (4/2/2023). (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)


Saat itu, masih diceritakan dia, bahwa istrinya langsung membawa sang anak yang baru berusia 4 tahun keluar menyelamatkan diri.


Sang istri pun diketahui melompat dari lantai 3 untuk bisa segera keluar dari gudang.


"Yang ngerinya itu istri saya katanya lompat sambil gendong anak lompat ke lantai 2, kan ngeri. Ya untung tidak apa-apa," ucapnya.


Agus menyebut, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.


Selain istri dan anaknya, ada juga pekerja wanitanya yang nyaris jadi korban.


"Alhamdulillah istri, anak dan pekerja saya selamat semua, gak ada korban jiwa atau pun luka," jelas dia 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved