BPJS Ketenagakerjaan Siap Berikan Jaminan Perlindungan Bagi Perajin Batik Trusmi Cirebon
Ada banyak manfaat bagi Anda yang mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagkerjaan.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan siap memberikan jaminan perlindungan bagi para perajin Batik Trusmi, Kabupaten Cirebon.
Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Zainudin, mengatakan, perajin batik merupakan kalangan pekerja informal yang menjadi fokus perlindungan jaminan perlindungan.
Menurut dia, perangkat untuk merekrut para perajin maupun pengusaha batik yang dimulai dari Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, itu juga bakal disiapkan.
"Dari Desa Trusmi Kulon akan merambah ke daerah lainnya yang warganya banyak menjadi perajin batik Cirebon," ujar Zainudin saat ditemui usai penyerahan klaim dan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan di GOR Indrakila, Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Sabtu (4/2/2023).
Ia mengatakan, skema perekrutan yang disiapkan menggunakan sistem keagenan yang bekerja sama dengan perbankan maupun nonbank, agen kantor pos, Pegadaian, PNM, dan Perisai.
Bahkan, pihaknya menargetkan minimal terdapat satu agen Perisai di setiap desa, sehingga masyarakat yang ingin mendaftar sebagai peserta, pembayaran iuran, hingga proses klaim lebih cepat.
"Kami juga menggandeng Paguyuban Perajin dan Pengusaha Batik Cirebon (P3BC) untuk untuk mengajak masyarakat bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," kata Zainudin.
Ia menyampaikan, dari ribuan pengusaha dan perajin batik di Kabupaten Cirebon yang baru terdaftar sebagai peserta jaminan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan baru 2,5 persennya.
Karenanya, masih banyak pekerja informal di sektor batik yang belum memiliki jaminan perlindungan dan menjadi fokus BPJS Ketenagakerjaan untuk diajak bergabung sebagai peserta.
Dalam kesempatan itu, Zainudin dan Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetyani, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyerahkan secara simbolis klaim serta kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan perajin batik.
"Hari ini, ada peserta yang mendapat klaim hingga Rp 1,3 miliar, petani Rp 42 juta, dan anaknya juga mendapat beasiswa hingga kuliah. Ini bukti nyata manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujar Zainudin.
Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetyani, mengakui, jumlah pekerja informal di Indonesia masih mendominasi, bahkan 17 persen keluarga di Indonesia juga termasuk kategori prasejahtera.
Karenanya, pihaknya mendorong BPJS Ketenagakerjaan untuk merancang strategi untuk memperbanyak dan memperluas kesempatan bagi para pekerja informal agar terlindungi jaminan perlindungan.
"Kami mengajak masyarakat Cirebon untuk bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan dan perlindungan bagi keluarga kita masing-masing," kata Netty Prasetyani.
Foto-foto Gedung DPRD Kabupaten Cirebon yang Dibakar Massa, Puing Demokrasi yang Tinggal Arang |
![]() |
---|
Kota Cirebon Mencekam Dilanda Kericuhan Sabtu Sore, Sejumlah Fasilitas Umum dan Gedung DPRD Dirusak |
![]() |
---|
Curhatan Pedagang Kecil di Jalan Dewi Sartika Cirebon, Merugi dan Ketakutan Saat Aksi Massa Ricuh |
![]() |
---|
Kantor DPRD Kabupaten Cirebon Dibakar Massa, Asap Hitam Membumbung Tinggi, Ratusan Orang Demo |
![]() |
---|
Breaking News: Asap Hitam Membumbung, Massa Demo Depan Polresta Cirebon: Kami Hanya Tuntut Perubahan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.