Wisata Cirebon
Mau Liburan Long Weekend Naik Gunung Ciremai? Ini Info Terbaru Status dan Aktivitas Gempanya
Bagi Anda yang akan liburan long weekend dengan naik Gunung Ciremai, sebaiknya simak dulu informasi terbaru aktivitas vulkanolo
Penulis: dedy herdiana | Editor: dedy herdiana
TRIBUNCIREBON.COM - Bagi Anda yang akan liburan long weekend ini dengan naik Gunung Ciremai, sebaiknya simak dulu informasi terbaru aktivitas vulkanologi gunungnya di sini.
Gunung Ciremai yang terletak di wilayah Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kuningan, dan Majalengka, Jawa Barat dengan posisi geografis di Latitude -6.892°LU, Longitude 108.4°BT dan memiliki ketinggian 3078 mdpl, ini merupakan salah satu gunung api di Indonesia.
Berdasarkan laporan terbaru yang dibuat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Ciremai masih termasuk gunung api dengan status normal.
Namun aktivitas gempa di Gunung Ciremai masih tetap terjadi dan asap kawah pun terkadang masih bisa teramati.
Dari pengamatan visual terbaru pada Minggu (22/1/2023) mulai pukul 00.00 WIB hingga 24.00 WIB, PVMBG menyebutkan Gunung Ciremai, tertutup Kabut 0-I hingga tertutup Kabut 0-III.
Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah barat.
Baca juga: Tempat Wisata Unik di Cirebon Museum Dukun Santet, Auranya Mistis, Berani Datang? Setan Belek Kepret
"Keterangan lainnya nihil. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah barat. Suhu udara sekitar 20-29°C," tulis Jajat Sudrajat, A.Md dari PVMBG dalam laporannya.
Sementara hasil pengamatan kegempaan, dilaporkan Jajat, dalam sehari tersebut telah terjadi 6 kali gempa.
Keenam gempa tersebut terdiri dari :
- 1 kali gempa Tornillo dengan amplitudo 3 mm, dan lama gempa 91 detik.
- 1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 7 mm, S-P 8.8 detik dan lama gempa 37 detik.
- 4 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 1.5-50 mm, S-P 14.4-36.8 detik dan lama gempa 56-139 detik.
Dari hasil pengamatan terbaru tersebut, PVMBG merekomendasikan bagi warga atau wisatawan yang naik Gunung Ciremai untuk tidak turun ke dasar kawah.
"Masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan turun ke dasar kawah dan dalam kondisi mendung/hujan agar tidak mendekat ke kawah," tulisnya. (*)
Baca juga: Gempa di Gunung Dieng Meningkat, Masih Keluarkan Gas Beracun CO2 dan Berpotensi Semburkan Lumpur
Baca berita Tribuncirebon.com lainnya di GoogleNews
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/awan-ufo-muncul-di-gunung-ciremai.jpg)