Wisata Cirebon
Lima Destinasi Wisata Gratis di Cirebon, Tak Jauh dari Kota, Suasananya Romantis dan Instagramable
Ini dia lima destinasi wisata gratis di Cirebon. Letaknya strategis, tak jauh dari pusat kota.
Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, mengatakan taman ini dikerjakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Cirebon. Ia berharap Taman Pedati Gede dapat menjadi ikon baru Kota Cirebon, khususnya di bidang pariwisata.
"Mulai hari ini dibuka untuk umum, termasuk wisatawan yang berkunjung ke Kota Cirebon," ujar Nashrudin.
Kepala DPRKP Kota Cirebon, Wandi Sofyan, mengatakan revitalisasi Taman Pedati Gede ini mereka kerjakan bekerjasama dengan LPPM ITB Bandung.
"Kami juga memasang banyak lampu hias di replika Pedati Gede di taman ini, sehingga tampilannya semakin cantik saat malam hari," kata Wandi.
Sekadar informasi, Pedati Gede yang asli berusia lebih dari lima abad dan hingga kini masih disimpan di Situs Pedati Gede di Kelurahan Pekalangan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.
Meski dibuat pada abad ke-15, pedati gede sudah memiliki sistem yang canggih. Alat transportasi yang pembuatannya diprakarsai Pangeran Cakrabuana dan Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati ini sudah memiliki sistem peredam kejut.
Selintas informasi itu bisa jadi bekal ayah bunda untuk menceritakannya kepada buah hati tercintanya saat mengunjungi taman tersebut.
Baca juga: Tahun Baru Tiba, Ini 5 Destinasi Wisata di Cirebon Paling Favorit Ada Bukit hingga Pantai

4. Pasar Kanoman
Pasar Kanoman cocok dijadikan tempat wisata belanja untuk berburu oleh-oleh khas Cirebon.
Jaraknya cuma 2-3 kilometer dari Stasiun Cirebon dengan durasi berkendara kurang dari 10 menit.
Di pasar ini, wisatawan bisa membeli buah tangan berupa mangga gincu, aneka kerupuk, petis atau terasi cirebon, sirup tjampolay, dan ikan asin.

Satu lagi alun-alun di Kota Cirebon yang memiliki wajah baru. Setelah pada tahun lalu Alun-alun Kejaksan, kini menyusul Alun-alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan.
Alun-alun yang berada di depan Keraton Kasepuhan itu telah selesai direvitalisasi dan kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Konsepnya hampir sama dengan Alun-alun Kejaksan, didominasi batu bata merah bernuansa klasik.
Alun-alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan diresmikan langsung Gubernur Jawa Barat, Dr. (HC) H. M. Ridwan Kamil, S.T., M.U.D., Jumat (4/2/2022), disaksikan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, Sekda Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., hingga Sultan Sepuh XV PRA Luqman Zulkaedin.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meresmikan Alun-Alun Sangkala Buana yang berada persis di depan Keraton Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jumat (4/2/2022).
Dalam sambutannya, Ridwan Kamil mengaku menginginkan alun-alun yang direvitalisasi sejak pertengahan 2021 itu menonjolkan konsep sejarahnya.
Bahkan, ia sempat mengingatkan jajarannya yang merancang konsep modern dalam rencana revitalisasi alun-alun yang sebelumnya bernama Alun-Alun Kasepuhan tersebut.
"Teu meunang, karena tempat ini bagian dari sejarah jadi harus terasa betul sejarahnya di alun-alun," ujar Ridwan Kamil saat ditemui seusai kegiatan.
Ia mengatakan, sangat puas setelah melihat hasil revitalisasi Alun-Alun Sangkala Buana yang dinilai sangat menonjolkan sisi sejarahnya.
Bahkan, Kang Emil pun mengaku tidak tahan untuk buru-buru mengajak Ibu Cinta berswafoto sejak kedatangannya meresmikan alun-alun tersebut.
Pihaknya juga berpesan kepada Sultan Sepuh XV, PRA Luqman Zulkaedin, untuk menampilkan seni budaya Cirebon di Alun-Alun Sangkala Buana setiap akhir pekan.
"Agar wisatawan yang datang ke sini semakin mengapresisasi keberadaan tempat yang istimewa ini dan menguatkan sisi sejarahnya," kata Ridwan Kamil.
Sementara Sultan Sepuh XV, PRA Luqman Zulkaedin, menyampaikan terima kasih kepada Kang Emil yang telah menjadikan Alun-Alun Keraton Kasepuhan jauh lebih keren dibanding sebelumnya.
Menurut dia, apa yang dilakukan Ridwan Kamil dan Pemprov Jabar menjadi bukti nyata kepeduliannya terhadap pelestarian budaya di keraton.
Ia mengakui perubahan besar yang dirasakan ialah kawasan alun-alun lebih terbuka sehingga wisatawan bisa melihat langsung Masjid Agung Sang Cipta Rasa dari Keraton Kasepuhan maupun sebaliknya.
"Dulu tertutup, sekarang masjid bisa dilihat jelas dari arah keraton. Ini juga menjadi bukti keraton bisa bertransformasi mengikuti perkembangan bukan malah tergerus zaman," ujar Luqman Zulkaedin.
Baca juga: Liburan Dengan Konsep Alam & Wisata Islami di Cicalengka Dreamland, Ada Diskon 10 Persen
5 tempat wisata gratis di Cirebon
destinasi wisata di cirebon
wisata Cirebon
Alun-alun Kejaksan
Alun-alun Sangkala Buana
Taman Pedati Gede
Pasar Kanoman
Kota Tua Cirebon
Kini Ada Objek Wisata Baru di Cirebon, Jadi Wahana Anak Terluas, Tiket Cuma Rp 35 Ribu! |
![]() |
---|
Objek Wisata Baru di Cirebon Timur, Dusun Mahkota, Sajikan Wahana Hiburan Dalam Satu Kawasan |
![]() |
---|
Libur Lebaran, Cirebon Dibanjiri Wisatawan, Talaga Langit Paling Ramai Diserbu |
![]() |
---|
Libur Lebaran, Museum Berbasis AI dan Workshop Batik Jadi Primadona di Keraton Kasepuhan Cirebon |
![]() |
---|
Tempat Piknik Keren di Cirebon, Wisata Anti Galau, Cocok Buat Libur Lebaran, Harga Tiket Masuk Murah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.