Breaking News:

Warga Sejahtera yang Masih Terima Bansos di Indramayu Bakal Diusulkan Graduasi Ke Kemensos

Sikap tegas akan dilakukan pemerintah daerah Kabupaten Indramayu terhadap para KPM yang masuk kategori tidak layak menerima bansos

Istimewa/Medsos
Rumah-rumah mewah yang ditempeli stiker keluarga miskin penerima bansos di Indramayu 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sikap tegas akan dilakukan pemerintah daerah Kabupaten Indramayu terhadap para Keluarga Penerima Manfaat ( KPM) yang masuk kategori tidak layak menerima bantuan sosial.

Yakni, dengan mengajukan usulan graduasi atau pemutusan dari daftar KPM bansos karena sudah dinilai sejahtera ke Kementrian Sosial (Kemensos) RI.

Dalam rangka itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indramayu, sekarang ini secara maraton melakukan pelabelan stiker keluarga miskin di seluruh rumah KPM.

Dari stiker tersebut, Dinsos nantinya bakal mempunyai data realistis di lapangan untuk dijadikan bahan usulan graduasi ke Kemensos RI.

Baca juga: Viral Rumah Mewah Berstiker Keluarga Miskin di Indramayu, Dinsos: Harusnya Mereka Malu

Mulai dari bagaimana kondisi rumah terkini para KPM hingga keadaan ekonomi mereka.

Semua data itu akan dimasukan kedalam sebuah aplikasi terlebih dahulu untuk mengetahui masuk kategori apa para PKM yang saat ini terdaftar di Indramayu.

Setelah semua stiker sudah terpasang, baru nantinya evaluasi akan dilakukan agar penerima bansos di Indramayu benar-benar tepat sasaran.

"KPM yang sudah sejahtera akan kita usulkan untuk graduasi ke Kemensos untuk diganti dengan masyarakat yang lebih membutuhkan," ujar Kepala Dinsos Kabupaten Indramayu, Sri Wulaningsih kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Kamis (29/12/2022).

Rumah-rumah mewah yang ditempeli stiker keluarga miskin penerima bansos di Indramayu
Rumah-rumah mewah yang ditempeli stiker keluarga miskin penerima bansos di Indramayu (Istimewa/Medsos)

Sri Wulaningsih mengakui, di Kabupaten Indramayu masih banyak warga yang benar-benar membutuhkan bantuan sosial.

Daftar tunggu warga kurang mampu itu bahkan mencapai kurang lebih 12 ribu orang dan tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Indramayu.

Data tersebut pun didapat dari hasil koordinasi Dinsos bersama pemerintah desa dengan mengecek langsung kondisi warga tidak mampu.

Pemdes diminta segera mengusulkan warga-warga tersebut agar bisa tercatat sebagai KPM.

Hanya saja, mereka yang diusulkan rupanya belum bisa mendapat bantuan karena kuota KPM di Indramayu sudah penuh.

Baca juga: Viral, Banyak Rumah Mewah di Indramayu Ditempeli Stiker Keluarga Miskin Tanda Penerima Bansos

Para warga tersebut harus menanti giliran pengantian KPM yang sudah masuk kategori sejahtera dan masih terdaftar sebagai penerima bantuan.

Oleh karenanya, dengan stiker keluarga miskin ini, Dinsos juga sangat berharap adanya kesadaran bagi mereka yang merasa sudah mampu untuk mengundurkan diri secara mandiri.

"Lewat aplikasi ini nanti kita bisa mengetahui mana yang masuk kategori sudah sejahtera, sedang, dan masih miskin. Khusus yang masih miskin tentu akan kita pertahankan," ujar dia.

Sebelumnya, viral di media sosial banyak rumah mewah berstiker keluarga miskin sebagai penanda penerima bansos di Kabupaten Indramayu.

Rumah-rumah mewah itu kondisi lantainya keramik hingga ada pula yang memiliki toko sembako besar dan jauh dari kesan layak untuk menerima bantuan sosial.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved