Wisata Cirebon
Ayo Wisata ke Cirebon, Biaya Tiket Murah Mulai dari Rp 20 Ribuan, Bisa Nikmati View Indah
Jika Tribunners berencana untuk berlibur ke luar kota, tak ada salahnya untuk mengunjungi Cirebon.
Penulis: Sartika Rizki Fadilah | Editor: dedy herdiana
Tempat wisata ini buka pukul 12.00-20.00 WIB pada hari Senin-Jumat, pukul 10.00-21.00 WIB pada hari Sabtu, dan pukul 09.00-20.00 WIB pada hari Minggu.
Harga tiket masuk Kampung Sabin mulai dari Rp 20.000 pada hari biasa, dan Rp 30.000 pada akhir pekan serta hari libur nasional.
Baca juga: Banyak Destinasi Wisata Hits, Kawasan Lembang Bandung Diprediksi Diserbu Wisatawan Saat Libur Nataru
3. Batu Lawang

Berlokasi di Desa Cupang, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Batu Lawang memiliki daya tarik berupa tebing dan spot foto di jembatan dengan pemandangan alam dari ketinggian.
Dilaporkan oleh Kompas.com, tempat wisata ini dilengkapi sejumlah fasilitas, antara lain mushala, toilet, warung, dan area parkir.
Selain berfoto-foto, pengunjung juga bisa mencoba memanjat tebing dan berkemah.
4. Bukit Cinta Anti Galau

Tempat wisata Instagramable lainnya yang wajib didatangi adalah Bukit Cinta Anti Galau di Desa Sinarrancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Tempat wisata dengan nama unik ini menyediakan sejumlah spot foto dengan latar pemandangan alam dari ketinggian, termasuk pemandangan Danau Setupatok.
Bukit Cinta Anti Galau juga menawarkan pemandangan lampu-lampu kota pada malam hari.
Tiket masuk Bukit Cinta Anti Galau seharga mulai dari Rp 5.000 untuk anak dan Rp 12.000 untuk pengunjung dewasa pada hari biasa, serta mulai dari Rp 7.000 untuk anak dan Rp 20.000 untuk pengunjung dewasa pada hari libur.
Baca juga: Mau Wisata ke Sumedang dari Bandung Sekarang Cuma 40 Menit via Tol Cisumdawu
5. Paddi Cafe

Paddi Cafe cocok dikunjungi wisatawan yang ingin ngopi sambil berswafoto. Tempat nongkrong ini beralamat di Jalan Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Salah satu daya tarik kafe ini adalah panorama hamparan sawah. Paddi Cafe juga memiliki area indoor (dalam ruangan) dan outdoor (luar ruangan) yang berhadapan langsung dengan sawah.
"Kita ingin suguhkan ambience yang masih asri dengan pemandangan hijaunya, tapi kalaupun sawahnya sedang tidak hijau, kami masih bisa memberikan pemandangan saat para petani sedang menanam padi yang bisa juga dijadikan edukasi kepada anak-anak," jelas Manajer Operasional Paddi Cafe, Puput, dikutip dari Kompas.com