Breaking News:

Wisata Bandung

Banyak Destinasi Wisata Hits, Kawasan Lembang Bandung Diprediksi Diserbu Wisatawan Saat Libur Nataru

Kawasan Lembang diprediksi akan dipadati wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru nanti.

Editor: taufik ismail
Tribunjabar.id/Hilman Kamaludin
Ilustrasi kondisi arus lalu lintas di Lembang. Saat libur Nataru nanti, Lembang diprediksi akan dipadati wisatawan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Kawasan objek wisata Lembang di Kabupaten Bandung Barat (KBB) diprediksi bakal dipadati wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru 2023 karena menjadi tujuan wisatawan untuk berwisata.

Untuk itu aparat kepolisian dari Polsek Lembang dan Polres Cimahi sudah melakukan ancang-ancang untuk melakukan pengamanan dan mengatur arus lalu lintas untuk antisipasi terjadi kemacetan yang cukup parah.

Kapolsek Lembang AKP Hadi Mulyana mengatakan, objek wisata Lembang itu diprediksi bakal dipadati wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru karena dua tahun pemerintah membatasi aktivitas masyarakat akibat pandemi Covid-19.

"Untuk antisipasi itu Polsek Lembang akan menerjunkan 35 anggota dibantu penebalan dari Satlantas Polres Cimahi dan Satbrimob Polda Jabar di beberapa titik rawan kemacetan," ujarnya saat ditemui di Lembang, Jumat (16/12/2022).

Jika berkaca pada beberapa tahun ke belakang, titik rawan kemacetan di kawasan Lembang saat libur Natal dan Tahun Baru itu di antaranya kawasan wisata, Simpang Beatrix, Panorama, Lereng Anteng Punclut, hingga sekitar perbatasan Subang.

"Maka dari itu, kami akan melakukan berbagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kemacetan parah. Mulai dari rekayasa lalu lintas dengan menerapkan pengalihan arus, dan jalur satu arah alias one way," kata Hadi.

Selain di kawasan wisata Lembang, pihaknya akan juga akan menitikberatkan pengamanan di pusat keramaian yang diperkirakan bakal dipadati masyarakat dengan cara menempatkan sejumlah personel dari berbagai lintas sektor di beberapa titik rawan potensi gangguan kamtibmas. 

"Titik yang rawan gangguan kamtibmas itu seperti tempat wisata, kuliner, tempat ibadah, jadi kami akan melaksanakan patroli dalam skala besar," ucapnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu euforia dalam merayakan Tahun Baru 2023, apalagi sejumlah wilayah di Tanah Air sedang berduka akibat bencana, ditambah lagi kondisi cuaca yang hingga saat ini kurang menentu.

"Kami mengajak dan mengimbau masyarakat sebaiknya merayakan tahun baru di rumah saja berkumpul bersama keluarga, jangan turun ke jalan, tidak usah berlebihan," ujar Hadi.

Di sisi lain pihaknya juga mengimbau semua unsur mulai tingkat RT, RW, dan kepala desa agar memonitoring potensi bencana di wilayahnya masing-masing karena pada akhir tahun ini curah hujan diprediksi cukup tinggi.

Baca juga: Mau Wisata ke Sumedang dari Bandung Sekarang Cuma 40 Menit via Tol Cisumdawu

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved