Breaking News:

Bulog Cirebon Rutin Gulirkan Beras ke Pasaran Untuk Cegah Kenaikan Harga

Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon rutin menggulirkan beras ke pasaran untuk mencegah kenaikan harganya.

TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon, Budi Sultika, saat menunjukkan stok beras yang melimpah di Gudang Bulog Tuk, Jalan Brigjend Dharsono, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (21/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon rutin menggulirkan beras ke pasaran untuk mencegah kenaikan harganya.


Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon, Budi Sultika, mengatakan, momen menjelang tahun baru sekarang memicu kenaikan harga bahan pokok.


Karenanya, pihaknya terus menggulirkan beras ke pasaran sebagai upaya untuk mengintervensi harganya, sehingga tidak mengalami kenaikan.

Baca juga: Polresta Cirebon Salurkan 2 Ton Beras, Makanan Siap Saji, dan Sembako untuk Korban Gempa Cianjur


"Sebenarnya, upaya ini terus berjalan, karena kami selalu menggelontorkan beras ke pasaran," kata Budi Sultika saat ditemui di Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon, Jalan Pemuda, Kota Cirebon, Sabtu (10/12/2022).


Ia mengatakan, beras yang digelontorkan untuk menjaga harga pasar ialah jenis medium yang dijual seharga Rp 8300 perkilogramnya.


Menurut dia, penjualan beras medium Bulog ke pasaran bertujuan menjaga stoknya, sehingga harganya tetap stabil di momen akhir tahun seperti sekarang.


Selama Januari - awal Desember 2022, jumlah beras yang digelontorkan Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon ke pasaran mencapai 46,9 juta ton.


"Kami menjual beras medium kemasan lima kilogram ke pasar dan retail, karena dari segi harganya juga lebih terjangkau," ujar Budi Sultika.

Baca juga: Stok Beras Dijamin Mencukupi Hingga Akhir Tahun, Bulog Cirebon Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir


Budi menyampaikan, beras itu dijual di wilayah kerja Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kuningan, serta Majalengka.


Pihaknya berharap, beras yang digulirkan Perum Bulog Cirebon dapat menjaga persediaannya dan harganya pun tetap stabil seperti biasanya.


"Kami juga rutin memantau harga beras di pasaran, dan jika ada gejolak maka langsung diintervensi melalui pasar murah atau lainnya," kata Budi Sultika.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved