Santri Meninggal Dianiaya Senior
Santri di Kuningan Meninggal Dianiaya Senior, Keluarga: Ada Luka Lebam di Punggung dan Dada
Keluarga mengungkap di tubuh korban terdapat luka lebam di bagian punggung dan dada.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: taufik ismail
Seorang santri di pondok pesantren itu dikabarkan meninggal dunia.
Ia meninggal setelah diduga dikeroyok oleh senior atau kakak kelasnya.
Warga setempat menggambarkan detik-detik bagaimana korban diketahui meninggal.
Minggu (20/11/2022) malam, mereka terkejut melihat banyak mobil polisi lewat.
Hal ini menghebohkan warga sekitar.
"Semalam banyak mobil polisi lewat. Ketika saya ikuti ke lingkungan ponpes tersebut," ujar Tedi (35), seorang warga di sekitar ponpes.
Hal tersebut terjadi sekitar pukul 21.00.
Santri yang meninggal itu disebut-sebut warga Desa Kadugede.
Sebelum mengembuskan napas terakhir, santri itu sempat dilarikan ke klinik daerah setempat.
Korban diketahui berinisial DVN atau Op (15).
Korban merupakan siswa kelas 2 Mts di lingkungan ponpes tersebut.
"Soal informasi ada santri meninggal benar. Tapi enggak tahu sebabnya apa. Hanya menurut selentingan korban meninggal akibat penganiayaan kakak kelasnya," kata Dede (41), warga sekitar ponpes tersebut, Senin (21/11/2022).
Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Namun ia meminta menanyakan langsung ke Kasat Reskrim Polres Kuningan.
"Sementara ke Kasat langsung, ya," katanya.
Baca juga: Kronologi Santri di Kuningan Meninggal Diduga Dianiaya Senior, Warga Kaget Lihat Banyak Mobil Polisi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/rsud-45-kuningan-1.jpg)