Kanker
Cara Pijat Payudara Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara dan Bisa Mengencangkan Secara Alami
Salah satu cara melakukan deteksi dini kanker payudara adalah dengan melakukan pijat payudara, yang juga bisa membuat payudara kencang alami
TRIBUNCIREBON.COM – Ingat segala jenis penyakit kanker termasuk kanker payudara akan lebih banyak punya peluang sembuh jika terdeteksi sejak secara dini.
Salah satu cara melakukan deteksi dini kanker payudara adalah dengan melakukan pijat payudara. Perlu digarisbawahi, bahwa pijat payudara ini juga ternyata bisa membuat buah dada Anda menjadi kencang alami.
Dirangkum dari sejumlah sumber, ternyata pijat payudara memiliki beberapa manfaat kesehatan.
Baca juga: Waspada, Ternyata Gejala Kanker Payudara Bukan Hanya Benjolan Tapi juga Nyeri di Bagian Ini
Melakukan pijat payudara selain bisa mendeteksi kanker payudara, juga bisa merangsang aliran darah dan membantu memperlancar air susu yang baik bagi para kaum ibu menyusui.
Payudara mengandung kelenjar susu yang menghasilkan susu, serta jaringan kompleks lobus, saluran, pembuluh darah, jaringan lemak dan fibrosa, dan saluran limfatik.
Pijat payudara dapat membantu menjaga payudara tetap sehat.
Dilansir dari Intisari.grid.id, pijat payudara dapat membantu mendeteksi kanker payudara, sebagai bentuk pemeriksaan diri.
American College of Obstetricians and Gynecologist melaporkan bahwa 71 persen kasus kanker payudara pada wanita di bawah usia 50 tahun ditemukan selama pemeriksaan payudara sendiri.
Kanker mungkin terasa seperti benjolan keras atau jaringan menebal di payudara, dan dapat mengubah ukuran atau bentuk payudara.
Baca juga: 7 Kebiasaan Ini Bisa Dilakukan Untuk Cegah Kanker Payudara, Wanita Wajib Tahu
Diagnosis dini kanker payudara dapat memberikan hasil yang lebih baik, dan ini memberikan lebih banyak kesempatan untuk pengobatan sebelum kanker menyebar jauh.
Ketika kanker payudara terlokalisasi, kebanyakan orang memiliki 99 persen peluang hidup setidaknya 5 tahun setelah diagnosis awal.
Perlu diingat pula, bahwa benjolan payudara belum tentu menjadi kanker payudara.
Pada kebanyakan kasus, benjolan bisa saja relatif jinak, seperti kista atau infeksi.
Selain itu, pijat payudara juga dapat membantu mengurangi rasa sakit yang biasa terjadi ketika ASI menumpuk di dalam payudara.
Sebuah penelitian tahun 2015, melansir Medicalnewstoday, menemukan bahwa 42 peserta menyusui melaporkan pengurangan nyeri payudara dan puting susu setelah melakukan pijat payudara terapeutik.
Penelitian tahun 2012 membandingkan efek pijat Oketani dengan pijat payudara biasa pada 47 wanita menyusui.
Oketani adalah metode yang berfokus pada jaringan yang menghubungkan otot dada dengan payudara.
Para peserta yang menerima pijat Oketani melaporkan bahwa nyeri payudara lebih sedikit daripada mereka yang menerima pijatan biasa.
Pijat payudara juga dapat membantu mencegah penyumbatan di saluran susu dan sebaliknya meningkatkan aliran susu.
Manfaat lain dari pijat payudara adalah bisa membantu merangsang pembuluh getah bening dan mengurangi risiko limfedema di lengan dan dada.
Diketahui di payudara ada sistem limfatik, yakni jaringan pembuluh yang mengumpulkan dan menyaring kelebihan cairan limbah di sekitar tubuh.
Pembuluh di payudara ini membawa cairan ke kelenjar getah bening di dekat tulang dada, tulang selangka, atau ketiak.
Kerusakan pada sistem limfatik dapat menyebabkan cairan dan limbah menumpuk.
Penumpukan ini dapat menyebabkan pembengkakan, yang disebut limfedema.
Nah, pijat payudara dapat membantu merangsang pembuluh getah bening dan mengurangi risiko limfedema di lengan dan dada.
Tetapi, efeknya tidak dikonfirmasi, berdasarkan tinjauan tahun 2013 dari 10 uji coba terkontrol secara acak tidak menemukan bukti bahwa stimulasi manual dapat mencegah atau mengurangi limfedema.
Sebuah penelitian tahun 2017, menemukan bukti bahwa sitmulasi manual efektif, terlihat dari pemindaian MRI yang menunjukkan bahwa stimulasi membantu memindahkan kelebihan cairan getah bening.
Berikut cara pijat payudara deteksi kanker payudara:
- Berdiri di depan cermin dan lihat perubahan warna, bentuk, ukuran, atau tekstur payudara.
- Letakkan satu tangan di belakang kepala, sehingga siku mengarah ke samping.
- Pijat payduara menggunakan tiga jari pertama dari tangan yang berlawanan.
- Berikan tekanan lembut dan pijat dengan gerakan melingkar.
- Pastikan untuk memijat seluruh payudara, dari tulang selangka ke bagian atas perut dan ke arah ketiak.
- Ulangi pada payudara lainnya.
Anda dapat memijat payudara sambil berdiri atau berbaring, mungkin yang paling nyaman melakukannya di kamar mandi.
Tetapi, segera temui dokter jika kemungkinan ada indikasi kanker, seperti:
- terdapat benjolan baru di atau sekitar payudara
- pembengkakan.
- perubahan kulit, termasuk kemerahan, lesung pipit, atau mengelupas
- keluar cairan selain ASI
- pembengkakan kelenjar getah bening di bawah lengan atau tulang selangka.
Berikut cara pijat payudara untuk laktasi (menyusui)
- Letakkan empat jari di atas dan bawah salah satu payudara.
- Berikan tekanan lembut sambil menggerakkan jari-jari kedua tangan dengan gerakan melingkar yang halus.
- Posisikan jari-jari di setiap sisi payudara yang sama dan lanjutkan pijatan dengan pola melingkar.
- Ulangi pada payudara lainnya.
Deteksi kanker payudara
Berikut cara pijat payudara untuk mengurangi risiko limfedema:
- Letakkan satu tangan di atas payudara di sisi tubuh yang berlawanan, sehingga ujung jari masuk ke ketiak dan telapak tangan bertumpu di dada
- Remas tangan di atas payudara dengan gerakan memompa
- Menggunakan gerakan memompa yang sama, perlahan-lahan gerakkan tangan ke bawah menuju puting
- Pijat di sekitar area luar, bawah, dan dalam payudara.
- Ulangi pada payudara lainnya.
Untuk diketahui pijat payudara umumnya aman dilakukan pada siapa pun.
Namun, bagi penderita kanker payudara atau wanita yang baru saja menjalani operasi harus berhati-hati saat memijat di dekat benjolan atau bekas luka.
Hubungi pelayan kesehatan atau dokter agar dapat membantu menjalani perawatan bila mengalami kondisi kesehatan lain terkait payudara.
Artikel ini telah tayang di Intisasi.grid.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/ilustrasi-kanker-payudara.jpg)