Rumah dan Puluhan Kambing Milik Pasutri Lansia di Indramayu Ini Hangus Terbakar, Banyak yang Peduli

Rumah pasangan suami istri (Pasutri) lansia di Kabupaten Indramayu ludes terbakar di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, Sirojudin saat mengunjungi kediaman pasutri lansia yang rumahnya terbakar di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Minggu (25/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Rumah pasangan suami istri (Pasutri) lansia di Kabupaten Indramayu ludes terbakar di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea.

Selain rumah, sebanyak 22 ekor kambing milik Waskam (65) dan Icem (55) tersebut juga mati terpanggang.

Pasutri tersebut juga kehilangan gabah kering hasil panen belum lama ini beserta uang penjualannya karena ikut ludes terbakar.

Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, Sirojudin saat mengunjungi kediaman pasutri lansia yang rumahnya terbakar di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Minggu (25/9/2022).
Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, Sirojudin saat mengunjungi kediaman pasutri lansia yang rumahnya terbakar di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Minggu (25/9/2022). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Rabu (21/9/2022) sekitar pukul 23.30 WIB malam.

Api diketahui berasal dari tumpukan sekam yang sengaja dibakar untuk mengusir nyamuk. Hanya saja, api justru merembet ke rumah dan kandang kambing milik korban.

Kondisi yang dialami pasutri itu pun mendapat perhatian banyak pihak. Salah satunya DPC PDI Perjuangan Indramayu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Indramayu, Sirojudin menyampaikan turut prihatin dan berbelasungkawa atas musibah yang dialami Waskam dan Icem.

"Bapak, Ibu, kami turut berduka cita atas musibah ini, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan, ini ada sedikit bantuan mudah-mudahan bisa bermanfaat," ujar dia, Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Rumah di Indramayu Ditinggal Pemilik Melaut, Hangus Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp 150 Juta

Sirojudin yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Indramayu berpesan kepada pemerintah desa untuk mengedukasi warganya agar tetap waspada dalam mencegah terjadinya bencana.

Kejadian tersebut diharapkan tidak kembali terjadi.

"Pak Kuwu Cempeh, mohon dibantu juga agar turut di sosialisasikan kepada warganya untuk berhati-hati dan waspada, saat keluar rumah misalnya, dipastikan tidak ada api yang masih menyala, baik saat memasak di dapur atau saat membakar sesuatu di halaman rumah," ujar dia.

Dalam hal ini, pihaknya akan mendorong agar pemerintah bisa membantu untuk membangun kembali rumah pasutri lansia tersebut.

Mengingat, karena kejadian tersebut keduanya kini tidak lagi memiliki tempat tinggal. Rumah mereka sekarang hanya menyisakan puing-puing bekas kebakaran.

Baca juga: Anak Muda Indramayu Harus Waspada, Pinjaman Online Ilegal Makin Marak, Ini Tips Agar Tak Jadi Korban

Sementara itu, kedua pasutri tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli kepada keluarga kecilnya.

"Terima kasih, alhamdulillah meski rumah dan kambing terbakar tapi kami semua selamat," ucap dia.

Bantuan lainnya, sebelumnya juga diberikan Bupati Indramayu melalui BAZNAS, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa.

Baca juga: Breaking News Avanza Tertabrak Kereta Api di Sukabumi, Mobil Terseret, Semua Korban Dilarikan ke RS

 

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved