Breaking News:

Anak Muda Indramayu Harus Waspada, Pinjaman Online Ilegal Makin Marak, Ini Tips Agar Tak Jadi Korban

Pinjaman online (Pinjol) hadir menjadi salah satu fasilitas untuk mempermudah penggunanya untuk mengakses pinjaman.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Sosialisasi penyuluhan jasa keuangan kepada anak muda di salah satu hotel di Indramayu, Minggu (25/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman 

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pinjaman online (Pinjol) hadir menjadi salah satu fasilitas untuk mempermudah penggunanya untuk mengakses pinjaman.

Namun demikian, belakangan ini marak bermunculan pinjol ilegal, masyarakat pun dituntut untuk lebih waspada.

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan ( OJK), tidak sedikit anak muda yang menjadi korban pinjol ilegal.

Tenaga Ahli FPG DPR RI, Dia Ramayana mengatakan, sebagai mitra kerja OJK, pihaknya pun mengajak kaula muda di Indramayu untuk mewaspadai pinjol ilegal tersebut.

"Belakangan karena dianggap mudah mendapat konsumen maka banyak tumbuh perusahaan yang mengatasnamakan pinjol, pinjol-pinjol ini tidak melalui izin dari OJK makanya ilegal," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Cara Gampang Ajukan Pinjaman Online BCA via BCA Mobile, Catat Syarat-syarat Pentingnya

Pinjol ilegal bisa menerapkan bunga 1 sampai 2 persen per hari. Denda yang diterapkan pun tidak jelas atau semaunya sendiri, misal total pembayaran harusnya Rp 1,2 juta kemudian terlambat 2 hari langsung jadi Rp 1,5 juta.

Selain itu pinjol ilegal juga melakukan penagihan pinjaman secara kasar disertai ancaman. Pinjol ilegal juga biasanya meminta akses data pribadi secara berlebihan.

Sosialisasi penyuluhan jasa keuangan kepada anak muda di salah satu hotel di Indramayu, Minggu (25/9/2022).
Sosialisasi penyuluhan jasa keuangan kepada anak muda di salah satu hotel di Indramayu, Minggu (25/9/2022). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Dia Ramayana menyampaikan, ada banyak cara untuk terhindar dari pinjol ilegal, cara yang paling mudah yakni dengan memblokir nomor tersebut.

"Cara yang paling mudah bisa dengan memblokirnya," ujar dia.

Masih disampaikan Dia Ramayana, masyarakat pun tidak perlu segan terhadap oknum pelaku pinjol ilegal ini.

Jika tidak merasa meminjam uang dan tiba-tiba data diri dicatut untuk meminjam uang, masyarakat bisa langsung melaporkannya ke OJK untuk kemudian ditindaklanjuti.

Baca juga: Cara Gampang Ajukan Pinjaman Online Bank Mandiri, Ada 5 Jenis Pinjaman, Catat Syarat-syaratnya

DPR RI pun diketahui juga sudah mengesahkan UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) sebagai upaya perlindungan konsumen dari bahaya pinjol ilegal.

Sementara itu, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Indramayu,  Yoga Rahadiansyah menambahkan, para anak muda yang ikut sosialisasi diharapkan bisa paham dan mengerti akan edukasi pinjol ilegal.

Mereka juga diharapkan dapat mengedukasi rekan-rekan maupun keluarganya masing-masing agar terhindar dari pinjol ilegal.

Sejak tahun 2018 hingga Agustus 2022, diketahui jumlah pinjol ilegal yang telah ditutup menjadi sebanyak 4.160 pinjol ilegal.

"Yang sudah diblokir satgas saja pinjol ilegal ini sampai ada sekitar 4 ribuan, berarti dapat kita asumsikan juga ini banyak sekali yang sudah jadi korban," ujar dia.

Baca juga: Cara Mudah Ajukan Pinjaman Online BRI Tanpa Agunan via BRImo, Catat Syarat-syaratnya

 

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved