Breaking News:

Sah! Bandara Kertajati Majalengka Ditetapkan Sebagai Pintu Masuk Perjalanan Luar Negeri

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka kini resmi ditetapkan sebagai pintu masuk perjalanan luar negeri.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Potret Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka kini resmi ditetapkan sebagai pintu masuk perjalanan luar negeri.


Hal itu setelah bandara yang berada di Utara Majalengka itu bakal mulai melayani penerbangan umrah pada bulan November 2022 mendatang.


Ada dua maskapai baik Garuda Indonesia maupun Lion Air yang bakal melayani penerbangan umrah tersebut.


Tak hanya itu, maskapai penerbangan internasional dari Malaysia, yakni Malaysia Airlines (MH) juga telah menyatakan ketersediaannya untuk melayani penerbangan internasional dengan rute Kuala Lumpur-Kertajati.


"Satgas Covid-19 telah menetapkan Surat Edaran (SE) nomor 25 Tahun 2022, diperkuat dengan Instruksi Mendagri Nomor 42 Tahun 2022 serta Surat Edaran Menhub Nomor 88 Tahun 2022, yang menjadikan Bandara Internasional Kertajati Jawa Barat sebagai pintu masuk perjalanan luar negeri," ujar Vice President of Corporate Secretary PT BIJB, Dian Nurrahman kepada Tribun, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: Akhirnya Bandara Kertajati Majalengka Bakal Layani Penerbangan Umrah Pada November 2022


Menurutnya, dengan hadirnya tiga maskapai tersebut dapat dipastikan Bandara Kertajati diprediksi akan mulai ramai dengan aktivitas penerbangan internasional.

Suasana Bandara Kertajati Majalengka yang mendadak ramai dikunjungi wisatawan di momen libur lebaran, Jumat (6/5/2022).
Suasana Bandara Kertajati Majalengka yang mendadak ramai dikunjungi wisatawan di momen libur lebaran, Jumat (6/5/2022). (TribunCirebon.com/Eki Yulianto)


Termasuk didalamnya penerbangan umrah yang telah ditunggu para jemaah di wilayah Jawa Barat.
 
“Kita selalu mengedepankan komunikasi dan koordinasi, oleh karenanya kita telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, PT Angkasa Pura II selaku operator bandara, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, Pertamina, tenant, operator multimoda, travel agen umrah dan seluruh stakeholder pendukung pelaksanaan umrah dan penerbangan internasional di Bandara Kertajati."


"Bahkan koordinasi juga dilaksanakan dengan Kantor Staf Presiden yang senantiasa mensupport adanya penerbangan di Kertajati."


"Agar dalam pelaksanaan penerbangan umrah nantinya akan berjalan dengan lancar."

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved