Minggu, 12 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Ngaku Dihujat, tapi Komnas HAM Santai Dituding Bela Putri Candrawathi: Saya Tanggung Risiko

Putri Candrawathi sebelumnya mengaku mengalami pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J.

Istimewa
Ferdy Sambo dan sang istri Putri Candrawathi menampakkan kemesraan saat proses rekonstruksi pembunuhan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022) 

TRIBUNCIREBON.COM - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Komnas Perempuan menduga istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi mengalami kekerasan seksual.

Seperti yang diketahui, Putri Candrawathi sebelumnya mengaku jika dirinya mengalami pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J.

Atas pengakuan tersebut, sontak saja membuat publik geram.

Padahal, Polri sendiri sudah menetapkan menutup kasus pelecehan seksual tersebut.

Namun, kasus pelecehan tersebut kembali ramai diperbincangkan publik kala digaungkan oleh Komnas HAM.

Bersamaan dengan hal itu, kini Komnas HAM banjir hujatan gara-gara temuan mereka soal dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi di Magelang, Jawa Tengah.

Selain itu, Komnas HAM juga disebut telah membela pihak Ferdy Sambo.

Mengenai hal itu, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik memberikan jawabannya dalam program ROSI Kompas TV, Jumat (9/9/2022).

Taufan menegaskan, dirinya memahami bahwa keluarga Brigadir J kini tengah dirundung kesedihan.

Ia juga menyadari Komnas HAM saat ini menjadi target hujatan publik.

"Saya mengalami hujatan yang luar biasa," ujar Taufan.

Taufan lalu menjelaskan mengapa Komnas HAM memutuskan untuk mengeluarkan rekomendasi meminta penyidik mendalami kasus dugaan pelecehan seksual di Magelang.

Ia menyampaikan, kasus dugaan pelecehan seksual ini akan menjadi perdebatan di proses persidangan apabila tidak diusut sedari sekarang.

"Di persidangan BAP itu akan menjadi pembicaraan di antara Jaksa, Hakim, terdakwa dan pengacara dan tidak ada pembanding dari keluarga Yosua," kata Taufan.

Taufan berdalih, intervensi dari Komnas HAM akan memungkinkan ditemukannya bukti bahwa Brigadir J tidak melakukan pelecehan terhadap PC.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved