Breaking News:

Ratusan Mahasiswa Desak Pemerintah Stop Proyek Strategis Nasional untuk Subsidi BBM

sebaiknya proyek Ibu Kota Negara (IKN) dan proyek strategis lainnya dihentikan. Sebab, masyarakat tidak membutuhkan itu semua. 

Editor: Machmud Mubarok
Tribunjabar.id/Nazmi Abdurahman
Orator demo mahasiswa di depan Gedung DPRD Jabar memakai jas hujan saat berdemo menolak kenaikan harga BBM, Jumat (9/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 


TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi di Kota Bandung, kembali berunjuk rasa di depan kantor DPRD Jabar. Mereka mendesak pemerintah untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). 


Ratusan mahasiswa itu gabungan dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (Kammi), Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis), Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) dan Himpunan Mahasiswa Persatuan Umat Islam (Hima PUI) 


Perwakilan dari Kammi, Izus Salam mengatakan, masa aksi yang datang kali ini tergabung dalam Bandung Bergerak, mendesak pemerintah untuk mengentikan proyek strategis nasional (PSN) dan dialihkan ke subsidi BBM


"Naiknya harga BBM jadi prioritas kita, kita menolak kenaikan harga BBM karena kenaikan BBM ini merembet ke yang lain, seperti bahan pokok dan lain-lain," ujar Izus, saat ditemui disela aksi, di halaman kantor DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (9/9/2022). 


Menurutnya, sebaiknya proyek Ibu Kota Negara (IKN) dan proyek strategis lainnya dihentikan. Sebab, masyarakat tidak membutuhkan itu semua. 


"Masyarakat tidak membutuhkan itu tapi kesejahteraan. Stop PSN, anggaran PSN dialirkan kepada subsidi BBM," katanya. 


Jika dalam aksi kali ini tidak ada tindak lanjut dari pemerintah, Ia berjanji akan datang kembali dengan masa yang lebih banyak. 


"Hari ini kita ada 400 orang, kalau ini tidak didengar dipastikan massa aksi akan semakin banyak dan skala yang panjang, ini baru awalan," ucapnya. 

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved