Gara-gara Ferdy Sambo, Hotman Paris Mendadak Tidak Bisa Tidur Selama 3 Hari, Kenapa?
Hotman Paris akhirnya buka suara perihal keputusannya menolak untuk menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo
Penulis: Sartika Rizki Fadilah | Editor: Machmud Mubarok
“Jadi sesudah tiga hari saya enggak bisa tidur, akhirnya saya putuskan, dengan berat hati saya menolak menjadi pengacara dari Pak Sambo dan Ibu PC,” tandasnya.
Baca juga: Soimah Mengadu ke Hotman Paris, Anaknya Santri Gontor Meninggal Usai Kemah, Diduga Ada Kekerasan
Lantas apa yang membuat Hotman Paris menolak untuk menjadi kuas hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi?
Pengacara kondang tersebut lantas mengurai dua hal yang jadi alasan dirinya menolak permintaan tersebut.
“Pertama mencegah terjadi konflik kepentingan, karena saya juga sebagai pembawa acara atau host di suatu acara tv, di mana saya membahas kasus-kasus itu berarti harus netral, dan bahkan nanti di persidangan,” jelasnya.
Tak hanya itu, Hotman Paris menyebut sejak kasus itu mulai ada, sudah jutaan orang meminta dirinya untuk menjadi pengacara dari keluarga Brigadir J dan Bharada E.
“Dan kebetulan memang saya lagi sibuk membuat program Hotman 911,” jelasnya.
Ia pun mengakui kalau dirinya sempat tertarik menerima tawaran menjadi pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
“Kenapa waktu itu saya sempat tertarik menerima tawaran jadi pengacara Sambo, ada satu yang saya temukan yang profesor, doktor hukum pun belum tentu tahu ini, karena ini adalah keahlian seorang pengacara,” ungkapnya.
Hotman Paris pun mengaku kalau dirinya memiliki keahlian bisa melihat jarum kecil di tumpukan jerami, ditambah dengan pengalaman 36 tahun.
“Ada satu hal yang saya dengar dan memang saya sudah bicara dengan timnya, bahwa tidak perduli orang,” jelas dia.
Ia pun mengurai pembicaraannya dengan tim kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yakni soal kesaksian para ajudan.
“Kalau soal benar nanti di persidangan. Bahwa setelah Ibu PC pulang dari Magelang, ceritalah apa yang dia alami ke suaminya di rumah pribadi, di Saguling.
At the time, seorang jenderal menangis. Why?,” tutur Hotman Paris.
Ia pun melihat ada sesuatu di balik tangisan Ferdy Sambo tersebut.
“Kalau itu terkait kasus narkoba enggak mungkin menangis kan?,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/TERUNGKAP-Alasan-Hotman-Paris-Tolak-jadi-Kuasa-Hukum-Ferdy-Sambo-Ternyata-Karena-Ini.jpg)