Breaking News:

Dampak Kenaikan Harga BBM, Komunitas Transportasi Online di Kuningan Ancan Mogok Massal

jika belum juga ada penyesuaian tarif, pihak komunitas transportasi online mengancam akan melakukan mogok massal.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Suasana antrean panjang di SPBU Tegalsari Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka saat kenaikan harga BBM bersubsidi, Sabtu (3/9/2022). 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Sejumlah pengemudi angkutan kota dan transportasi online  di Kuningan keluhkan imbas yang dirasakan akibat kenaikan harga BBM.

Bahkan jika belum juga ada penyesuaian tarif, pihak komunitas transportasi online mengancam akan melakukan mogok massal.

"Belum adanya penyesuaian, kami masih sabar tunggu keputusan perubahan harga tarif angkutan dari pemerintah. Alasan ini jelas dampak kenaikan harga BBM," kata Wendi (40), driver Ojol yang juga sopir angkutan umum di Kuningan, Senin (5/9/2022).

Baca juga: Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertalite, Pertamax, Solar & Turbo di SPBU Seluruh Indonesia

Wendi mengatakan, para pengemudi kendaraan angkutan umum hingga saat ini bingung karena belum juga terbit keputusan penyesuaian tarif dari Dinas Perhubungan.

"Terus terang, sejak harga BBM naik kami dilema, bingung, kita sedikit menaikkan ongkos penumpang protes, dan akhirnya setiap hari kami ribut dengan penumpang, alasan mereka belum ada stiker kenaikan tarif," katanya.

Terpisah, petugas kepolisian di Kuningan melakukan penjagaan di setiap SPBU di daerah. Hal itu menyusul sebagai antisipasi membeludaknya pembeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, solar, hingga Pertamax.

"Polres Kuningan melakukan pengamanan di beberapa SPBU yang ada di Kabupaten Kuningan. Seperti yang terlihat di salah satu SPBU yang berada di Rest Area Cirendang, tampak anggota Kepolisian Resor Kuningan berjaga di SPBU tersebut," ungkap Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda melalui Kasi Humas Polres Kuningan IPDA Endar Kuswanadi.

Sekadar informasi, pemerintah telah mengumumkan secara resmi kenaikan BBM jenis pertalite, solar dan pertamax. Harga BBM Pertalite kini menjadi Rp 10.000 per liter, solar menjadi Rp 6.800 per liter dan pertamax menjadi Rp 14.500 per liter. Kenaikan ini berlaku pukul 14.30 Wib Sabtu 3 September 2022. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved