Breaking News:

Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon Sudah Tangani 41 Kasus Kekerasan Pada Perempuan dan Anak

Petugas Unit PPA Satreskrim telah menangani puluhan kasus kekerasan perempuan dan anak selama Januari - Agustus 2022.

shutterstock
ILUSTRASI kasus kekerasan pada perempuan dan anak 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Petugas Unit PPA Satreskrim telah menangani puluhan kasus kekerasan perempuan dan anak selama Januari - Agustus 2022.


Kanit PPA Satreskrim Polresta Cirebon, Iptu Dwi Hartati, mengatakan, hingga kini sebanyak 41 kasus kekerasan perempuan dan anak yang ditangani jajarannya.


Menurut dia, kasus yang terjadi di wilayah hukum Polresta Cirebon tersebut didominasi kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak yang jumlahnya mencapai 28 perkara.

Baca juga: Kementerian PPPA Pastikan UU TPKS Bisa Langsung Diterapkan untuk Jerat Pelaku Kekerasan Seksual


"Dari 28 kasus tersebut, kami telah menyelesaikan penanganan 19 kasus, dan sembilan kasus lagi belum selesai," kata Dwi Hartati saat ditemui di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (3/9/2022).


Ia mengatakan, kasus kekerasan fisik menduduki peringkat kedua totalnya mencapai 12 perkara, dan tujuh perkara di antaranya selesai ditangani.

Baca juga: Usai UU TPKS Disahkan, Anggota DPR RI Sebut Kesadaran Masyarakat Lawan Kekerasan Seksual Meningkat


Selain itu, pihaknya juga menerima laporan dugaan kasus human trafficking di Kabupaten Cirebon, tetapi hingga kini masih ditangani secara intensif untuk memburu pelakunya.


Karenanya, dari 41 kasus kekerasan perempuan dan anak yang ditangani Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon sebanyak 27 kasus dinyatakan selesai penanganannya.


"Sejauh ini, bahkan sejak tahun lalu, kami belum menerima laporan terkait kasus kekerasan psikis maupun penelantaran, dan, semoga tidak ada (kasus)," ujar Dwi Hartati.


Namun, ia mengaku khawatir jumlah kasus kekerasan perempuan dan anak pada tahun ini di wilayah Kabupaten Cirebon meningkat dibanding 2021.


Pasalnya, jumlah kasus yang ditangani hingga Agustus 2022 telah mencapai 63,07 persen dibanding kasus kekerasan perempuan dan anak pada tahun lalu.


Pihaknya mencatat, selama 2021 terdapat 65 kasus kekerasan perempuan dan anak dan pada 2020 jumlah kasus yang ditangani Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon mencapai 67 kasus.


"Tidak menutup kemungkinan jumlah kasusnya lebih tinggi dibanding tahun lalu, meski kami tidak mengharapkan ada penambahan," kata Dwi Hartati.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved