Breaking News:

Polres Cirebon Kota Ringkus Lima Pengedar Sabu-sabu dan Obat Keras Terbatas

Petugas Polres Cirebon Kota meringkus lima pengedar sabu-sabu dan obat keras terbatas (OKT) yang biasa beroperasi di wilayah Kota Cirebon

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar (kiri), beserta jajarannya saat menunjukkan barang bukti sabu-sabu yang diamankan dari MM dan JS dalam konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Sabtu (3/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Petugas Polres Cirebon Kota meringkus lima pengedar sabu-sabu dan obat keras terbatas (OKT) yang biasa beroperasi di wilayah Kota Cirebon.

Kelima pengedar barang haram yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut masing-masing berinisial MM, JS, TY, FN, dan MR.

Baca juga: Hingga Agustus 2022, Polresta Cirebon Berhasil Amankan 48 Pengedar Narkoba dan Obat Keras Terbatas

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, mengatakan, penangkapan para tersangka merupakan hasil pengungkapan kasus peredaran gelap narkoba selama sebulan terakhir.

Menurut dia, dari kelima tersangka itu, dua di antaranya merupakan pengedar sabu-sabu dan tiga lainnya merupakan pengedar obat keras terbatas.

"Pengedar sabu MM dan JS, sedangkan TY, FN, serta MR mengedarkan obat kerss terbatas tanpa izin resmi," ujar M Fahri Siregar saat konferensi pers di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Sabtu (3/9/2022).

Ia mengatakan, mereka dibekuk di sejumlah kecamatan di Kota dan Kabupaten Cirebon yang menjadi wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya, 15 paket sabu-sabu siap edar dari tangan MM dan tujuh paket disita dari JS.

"JS merupakan pemilik bengkel, dan dari hasil pemeriksaan sementara tersangka mengakui sering bertransaksi di bengkel miliknya," kata M Fahri Siregar.

Fahri menyampaikan, jumlah sabu-sabu yang berhasil disita jajarannya beratnya mencapai 19,70 gram yang telah dikemas dalam paket-paket kecil siap edar.

Sementara dari tangan TY, FN, dan MR, petugas juga menyita barang bukti berupa 50926 butir obat keras terbatas serta psikotropika tanpa izin resmi.

Saat ini, seluruh tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Cirebon Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, MM dan JS dijerat Pasal 112 serta Pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang ancaman maksimalnya ialah hukuman mati.

"TY, FN, dan MR dijerat Pasal 196 jo Pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 serta diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara," ujar M Fahri Siregar.

 

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved