Breaking News:

Hingga Agustus 2022, Polresta Cirebon Berhasil Amankan 48 Pengedar Narkoba dan Obat Keras Terbatas

Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengamankan puluhan tersangka kasus peredaran gelap narkoba.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kasat Reserse Narkoba Polresta Cirebon, Kompol Danu Raditya Atmaja (kiri), saat mengintrogasi MY di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (16/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengamankan puluhan tersangka kasus peredaran gelap narkoba.


Kasat Reserse Narkoba Polresta Cirebon, Kompol Danu Raditya Atmaja, mengatakan, sebanyak 48 tersangka diamankan dalam kurun Januari - Agustus 2022.


Menurut dia, penangkapan puluhan tersangka itu merupakan hasil pengungkapan 41 kasus peredaran gelap narkoba hingga obat keras terbatas (OKT).

Baca juga: Ketahuan Pakai Narkoba, Oknum Kades dan Staffnya Ditangkap Polisi di Sukabumi


"Para tersangka diamankan dari berbagai lokasi di wilayah hukum Polresta Cirebon," kata Danu Raditya Atmaja saat ditemui di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (3/9/2022).


Ia mengatakan, dari puluhan perkara yang berhasil diungkap selama periode tersebut didominasi kasus peredaran obat keras terbatas.


Bahkan, kasus peredaran obat keras terbatas di wilayah hukum Polresta Cirebon mencapai 23 kasus dari total 41 kasus yang diungkap atau mencapai 56,09 persen.

Baca juga: Danramil 1609 Kapten Inf Sudiyanto Pimpin Langsung Penggerebekan Gubuk Sarang Narkoba di Juntinyuat


Pihaknya pun berhasil menyita 54423 butir obat keras terbatas dari hasil pengungkapan 23 kasus tersebut, yang terdiri dari Trihex, Tranadol, dan Dekstro.


"Sementara 18 perkara lainnya yang berhssil diungkap merupakan kasus peredaran ganja hingga sabu-sabu," ujar Danu Raditya Atmaja.


Danu menyampaikan, barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan 18 kasus narkoba itu mencapai 546,74 gram sabu-sabu, dan 23 gram ganja.


Ia berjanji tidak akan berhenti memberantas peredaran gelap narkoba maupun obat keras terbatas tanpa izin resmi di wilayah Kabupaten Cirebon.


"Kami juga masih mengembangkan kasus yang sudah diungkap untuk menangkap bandar besar yang memasok narkoba kepada para tersangka," kata Danu Raditya Atmaja.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved