Kanker
Cara Gampang Cek Risiko Kanker Prostat, Ternyata Bisa Diprediksi dari Jari Telunjuk, Apa Bisa?
Penyakit kanker prostat yang juga kerap terdengar dialami orang terkenal, ternyata bisa diprediksi berdasarkan panjang pendeknya jari telunjuk.
TRIBUNCIREBON.COM- Penyakit kanker prostat yang juga kerap terdengar dialami orang terkenal, ternyata bisa diprediksi dengan cara gampang.
Terungkap cara gampang cek risiko kanker prostat itu hanya berdasarkan panjang pendeknya jari telunjuk.
Bagaimana caranya?
Untuk diketahui, kanker prostat, merupakan jenis kanker yang mempengaruhi kelenjar prostat pada pria, maka kanker ini hanya terjadi pada pria.
Kelenjar prostat adalah kelenjar kecil seukuran kenari yang berada di antara kandung kemih dan organ intim pada pria.
Baca juga: AWAS Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening Muncul Jarang Disadari, Berikut Makanan Penyebabnya
Bila terjadi pertumbuhan abnormal dan multiplikasi sel kanker di kelenjar prostat, maka itu mengarah pada kanker prostat.
Gejala kanker prostat yang sering terjadi, antara lain:
- keinginan untuk buang air kecil
- kesulilitan dalam memulai dan menghentikan aliran urin
- nyeri saat buang air kecil
- darah dalam urin
- kesulitan mencapai dan mempertahankan ereksi saat berhubungan intim
- nyeri saat ejakulasi
- nyeri pada tulang paha, tulang rusuk, dan tulang belakang.
Baca juga: 6 Obat Alami untuk Mengatasi Kanker Serviks, Berikut Penjelasan Tentang Tingkatan Stadiumnya
Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2011, melakukan tes pada lebih dari 1.500 pasien kanker proses.
Hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa pria yang memiliki jari telunjuk lebih panjang dari jari manis mereka, maka lebih berisiko terkena kanker prostat!
Mungkin terdengar agak aneh, tetapi dari hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa pria dengan jari telunjuk lebih panjang (dari jari manis) memiliki risiko 33 persen lebih tinggi terkena kanker prostat.
Menurut para peneliti, hal tersebut bisa terjadi karena gen HOX.
Gen HOX merupakan elemen kunci dalam perkembangan organ dan juga jari.
Dalam penelitian tahun 2015, tercatat bahwa gen HOX berada di luar proporsi pada pasien kanker prostat.
Maka, rasio jari telunjuk dan jari manis bisa dikaitkan dengan gen HOX yang tidak proporsional, yang pada akhirnya bisa menjadi faktor risiko kanker prostat.
Namun, bagaimana dan mengapa gen HOX memainkan peran penting dalam kanker prostat, belum ditemukan oleh para ahli.
Tetapi mereka meyakini bahwa jari telunjuk dan jari manis terhubung pada gen HOX, yang bisa memicu kanker prostat.
Penting dicatat, bahwa tidak setiap pria dengan jari telunjuk lebih panjang dari jari manis rentan terhadap kanker prostat.
Menurut para peneliti, itu hanyalah salah satu faktor risikonya.
Tetapi yang jelas, bahwa seorang pria harus memeriksakan diri untuk risiko kanker prostat secara teratur, terutama setelah berusia 55 tahun, atau jika gejalanya mulai muncul.
Artikel ini telah tayang di intisari.grid.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/kenali-gejala-kanker-prostat-pada-pria-sejak-dini-karena-gejala-tahap-awal-tak-ada-gejala.jpg)