Sabtu, 11 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Kasus Penganiayaan

Oknum Kepala Desa di Cianjur Diduga Pukuli Pemilik Bengkel, Ini Kronologinya

Seorang oknum kepala desa di Cianjur berinisial DH diduga melakukan penyerangan terhadap pemilik bengkel.

Shutterstock
Ilustrasi penganiayaan. Oknum kades di Cianjur diduga lakukan pemukulan 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Seorang oknum kepala desa di Cianjur berinisial DH diduga melakukan penyerangan terhadap pemilik bengkel.

Hal tersebut diketahui setelah beredarnya video aksi penyerangan yang dipimpin oleh kades itu viral di sosial media, Kamis (21/07/2022).

Dalam rekaman video berdurasi 26 detik sang kades dan beberapa orang terlibat pemukulan terhadap seseorang di lokasi bengkel tersebut.

Baca juga: 3 Kades di Sumedang Tersandung Kasus Hukum, Ada yang Diduga Selingkuh Hingga Aniaya Anak

Pemilik bengkel, FJ (32), mengatakan kejadian bermula dari pertengkaran dua orang pria di dekat bengkel yang diketahui salah satunya adalah adik sang kades akibat kesalahpahamam berkendara.

Melihat kedua pria itu, FJ kemudian melerai, namun adik kades itu tak terima dan pulang mengadukan kejadian itu kepada Kades.

"Jadi saya melerai, tetapi adik si kades pulang kemudian bawa kakaknya sama temen-temannya sekitar enam sampai tujuh orang pakai mobil," katanya, Jumat (22/7/2022).

Baca juga: Seorang Ibu Aniaya Anaknya hingga Tewas Lalu Dititipkan ke Neneknya Karena Akan Liburan dengan Suami

Kades, adiknya beserta teman-temannya kemudian memukuli pria yang terlibat cekcok. Setelah itu Kades mendatangi FJ dan juga memukulinya.

"Saya tiba-tiba dipukul empat kali, karena adiknya bilang saya juga ikut memukul," ujarnya.

Atas kejadian itu, FJ telah mengadukan aksi premanisme oknum kades itu ke pihak berwajib.

"Sudah laporan semalam ke Polres Cianjur," katanya.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Septiawan Adi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan pemukulan terhadap pemilik bengkel di Desa Rancagoong.

"Semalam kami sudah menerima laporannya dan akan ditindaklanjuti dengan memanggil saksi-saksi," katanya.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved