Breaking News:

Seorang Ibu Aniaya Anaknya hingga Tewas Lalu Dititipkan ke Neneknya Karena Akan Liburan dengan Suami

Saat menitipkan anaknya yang sudah meninggal, sang nenek sekaligus ibunya sendiri itu diancam agar tidak menceritakan kondisi anaknya kepada siapa pun

Editor: dedy herdiana
Istimewa
Ilustrasi anak masih bayi - Sungguh tega, seorang ibu menganiaya anaknya sendiri hingga meninggal dunia, lalu dititipkan ke nenek korban karena akan berlibur. 

Laporan Wartawan Tr ibunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNCIREBON.COM, SURABAYA - Sungguh tega, seorang ibu menganiaya anaknya sendiri hingga meninggal dunia.

Sudah tahu kondisi anaknya sudah tidak bergerak lagi, si ibu malah menitipkan jenazah anaknya ke ibunnews.com/tag/nenek' title='nenek'>nenek korban, karena ia akan pergi ibunnews.com/tag/l iburan' title='l iburan'>l iburan acara kantor suaminya.

Saat menitipkan anaknya yang sudah meninggal, sang ibunnews.com/tag/nenek' title='nenek'>nenek sekaligus ibunya sendiri itu diancam agar tidak menceritakan kondisi anaknya kepada siapa pun.

Peristiwa ini terjadi di Surabaya.

Kondisi ini pun membuat terpaksa sang nenek tidur bersama jenazah cucu selama lima hari.

Baca juga: Begini Kondisi Bus Maut yang Terjun ke Jurang di Tasikmalaya, Bu Guru Siti Masih Belum Ditemukan

Sang ibunnews.com/tag/nenek' title='nenek'>nenek sebenarnya sudah tahu kalau cucunya sudah meninggal, namun dia takut mengatakannya kepada tetangga.

Sang cucu meninggal setelah dianiaya ibu kandungnya pada Selasa (21/6/2022).

Tersangka Eka Sari Yuni Hartini (26), ibu yang tega aniaya bayinya hingga tewas di Surabaya, Selasa (21/6/2022). Ibunda Eka akhirnya tidur dengan jenazah cucunya itu selama 5 hari.(TRIBUNJATIM.COM/ Luhur Pambudi)
Tersangka Eka Sari Yuni Hartini (26), ibu yang tega aniaya bayinya hingga tewas di Surabaya, Selasa (21/6/2022). Ibunda Eka akhirnya tidur dengan jenazah cucunya itu selama 5 hari.(TRIBUNJATIM.COM/ Luhur Pambudi) ()

Sang ibu bayi sekaligus putri sang ibunnews.com/tag/nenek' title='nenek'>nenek sudah menjadi tersangka kasus tersebut.

Eka Sari Yuni Hartini (26) ibu korban, menjadi tersangka ibunnews.com/tag/penganiayaan' title='penganiayaan'>penganiayaan bayi hingga tewas dan membiarkannya membusuk di dalam rumah Jalan Siwalankerto Tengah, Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya

Hasil penyelidikan kepolisian, bayi berusia lima bulan berinisial ADO itu, sebenarnya sudah tewas sejak Selasa (21/6/2022). 

Artinya, lima hari sebelum dilaporkan oleh Eti Suharti Basri (47) merupakan ibunda Eka kepada warga atau para tetangga hingga pihak kepolisian melakukan penyelidikan, pada Sabtu (25/6/2022) malam. 

Eti mengaku terpaksa bungkam selama kurun waktu itu  untuk merahasiakan kematian sang cucu keduanya. 

Baca juga: Heboh Surat Sakti dari Anggota DPRD Kota Bandung Supaya Calon Siswa Lolos PPDB Jabar 2022

Ada desakan disertai ancaman pembunuhan jika Eti ketahuan membocorkan hal tersebut kepada orang lain. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved