Sosok

SOSOK Syaefudin, Ketua DPRD Indramayu yang Sekaligus Ketua DPD Partai Golkar, Begini Jejak Kariernya

Syaefudin menjadi sosok politisi asal Kabupaten Indramayu yang cukup unik.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: dedy herdiana
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Ketua DPD Partai Golkar Indramayu, Syaefudin, Sabtu (18/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Syaefudin menjadi sosok politisi asal Kabupaten Indramayu yang cukup unik.

Sosoknya banyak dikenal masyarakat karena dikenal pandai bergaul dengan semua kalangan.

Pria beusia 54 tahun ini, sekarang dipercaya menjabat sebagai Ketua DPRD Indramayu dan Ketua DPD Partai Golkar Indramayu.

Untuk mengenal sosok Syaefudin lebih dalam, mari simak tanya jawab langsung bersama Tribuncirebon.com, berikut ini:

Bisa Diceritakan Masa Kecil Pak Syaefudin dan Bagaimana Sosok Bapak?

Syaefudin sendiri kecil dan lahir di Indramayu di Kelurahan Paoman, saat ini ia sudah memiliki sebanyak 4 orang anak dan sudah menjadi kakek dari 3 cucu.

Dalam karir politiknya, Syaefudin mengaku seperti terjebak di jalan yang benar, ia bahkan dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua DPRD Indramayu dan Ketua DPD Partai Golkar.

Secara keseluruhan, Syaefudin menjabat ketua di sebanyak 9 organisasi sekaligus. Di DPRD Indramayu sendiri, Syaefudin sudah menjadi wakil rakyat dalam 3 periode terakhir.

"Bagi saya kadangkala malu juga, seperti tidak ada orang lain lagi, tapi bagaimana pun ini amanah. Artinya saya di sini mungkin karena saya memang dari dulu suka organisasi, senang di organisasi," ujar dia.

Pernah memiliki usaha sebelum jadi Ketua DPRD Indramayu?

Sebelum fokus di dunia politik, Syaefudin sempat memiliki usaha rumah makan ikan bakar pada tahun 1996. Ia bahkan bisa dibilang menjadi perintis usaha ikan bakar di Kabupaten Indramayu.

Diceritakan Syaefudin, saat itu ia bingung hendak membuka usaha apa, mengingat sudah banyak beragam usaha kuliner yang cukup terkenal di wilayah Indramayu.

Karena terinspirasi dari masyarakat di wilayah tempat tinggalnya yang gemar bakar ikan setiap malam, ia pun ingin mencoba untuk membuka rumah makan.

"Makanya saya juga sering berpesan kepada anak-anak kuliah sekarang yang ingin berwirausaha atau UMKM, jangan ikuti tren. Jadi Kadang kala banyak pengusaha kita, anak muda kita buka usaha itu karena ikut-ikutan tren. Padahal sesuatu yang baru kayanya lebih bagus, jadi out the box," ujar dia.

Bapak Pernah Mencalonkan Kades? Apakah Ada Cerita Unik Juga Dibaliknya?

Pada tahun 2001, Syaefudin sempat mencalonkan diri sebagai Calon Kades, hanya saja saat itu ia kalah.

Kekalahan tersebut diakui Syaefudin, kemungkinan faktor karena ia sempat takabur.

Mengingat, saat hendak mencalonkan diri, dari 4 Calon Kades, para pesaingnya diketahui mengundurkan diri karena tahu Syaefudin ikut mencalonkan. 

Saat itu, ia membujuk pesaingnya untuk tetap maju agar ada lawan dalam pemilihan, bilamana kalah pun, Syaefudin berjanji akan mengangkatnya untuk membantu menjalankan roda pemerintahan di desa.

"Waktu itu ada kesan saya takabur eh yang ada malah yang jadinya dia. Mungkin sudah garis Allahnya begitu," ujarnya.

Kapan Awal Bapak Masuk Politik?

Perjalanan karir politik Syaefudin dimulai sejak tahun 1992, saat itu ia dipercaya untuk menjadi pengurus partai di tingkat desa.

Kemudian berlanjut menjadi Sekretaris PK Partai Golkar Kecamatan, Ketua PK Partai Golkar Kecamatan, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Indramayu, Sekretaris DPD Partai Golkar Indramayu, dan saat ini menjabat Ketua DPD Partai Golkar Indramayu.

Dengan Gaya Bergaul Bapak, Semisal Nongkrong Dimana pun dan Sama Siapapun Jadi Bagaimana Cara Bapak Jadi Ketua DPRD Indramayu?

Syaefudin mengaku tidak pernah memposisikan diri sebagai orang besar, kata dis, karena ia pun dahulunya berangkat dari rakyat biasa.

Bahkan diakui Syaefudin, ia kadang-kadang lupa bahwa dirinya adalah Ketua DPRD Indramayu.

Ia menceritakan, setiap Sabtu ia memiliki kebiasaan untuk mengurus aquarium dan burung untuk mengisi waktu luang.

"Ceritanya saat itu kehabisan pakan, saya terus ke tempat kios pakan dan saya lupa gak ganti dulu pakaian. Saya cuma pakai celana pendek jins yang saya gunting, pakai sendal jepit, pakai topi, pakai singlet. Saya berangkat saja, saya asyik dengan teman-teman penghobi burung," ujar dia.

"Terus ada yang WA saya, saya masih inget, masih ada di hp saya chatnya, katanya itu Asslamualaikum pak Ketua, sekitaranya lebih elok kalau pak ketua gak pakai singlet, gak salah sih, cuma gak etis saja, sayanya itu kelupaan," lanjut Syaefudin.

Sebagai Ketua DPRD, Apakah Dengan Gaya Bapak Seperti Itu Berpengaruh Terhadap Setiap Pengambilan Kebijakkan di Dewan?

Syaefudin menjelaskan, dalam setiap pengambilan keputusan, ia selalu mengedepankan pentingnya komunikasi.

Karena, dari 50 anggota DPRD, walau mempunyai kepentingan yang sama namun caranya berbeda-beda karena berbeda warna politik.

Sehingga, ia pun mencoba berkomunikasi dengan saling menghargai pendapat setiap anggota dewan dalam menyampaikan aspirasi rakyatnya masing-masing.

"Karena insya Allah, tidak ada masalah yang tidak selesai sepanjang kita mau menyelesaikannya. Dan komunikasi di sini memang sangat penting," ujar dia.

Kalau Sebagai Ketua Golkar Indramayu, Apa yang Menjadi Beban Bapak?

Bagi Syaefudin, tidak ada beban yang berat jika diselesaikan secara bersama-sama. Saat dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Golkar Indramayu pada tahun 2021, ia langsung melakukan langkah-langkah politik.

Mulai dari konsolidasi kelembagaan, konsolidasi kader, dan lain sebagainya untuk kembali menata dan menyatukan seluruh kader Partai Golkar di Indramayu.

Indramayu Ini Golkar Sangat Kuat dan Sangat Mendominasi, Bagaimana Cara Bapak Mempertahankannya?

Disampaikan Syaefudin, Partai Golkar di DPRD Indramayu sukses meraih 22 kursi dan pada Pemilu 2024 nanti ia bertekad mempertahankan perolehan tersebut dengan harapan bisa menambah jumlah kursi.

Adapun alasan Partai Golkar besar di Indramayu, kata Syaefudin, karena walau merupakan partai pemerintah, pihaknya tidak mengesampingkan aspirasi masyarakat dengan memberikan kritik yang membangun kepada eksekutif.

Soal KIB, di Pusat Golkar Sudah Mengajak PAN dan PPP, Gimana di Indramayu?

Sebagai pengurus di daerah, kata Syaefudin, pihaknya akan mengikuti instruksi dari pusat. Bahkan lanjut dia, sebelumnya para ketua partai tersebut di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon, serta Indramayu sudah menggelar pertemuan untuk menyamakan frekuensi.

Dalam hal ini, pihaknya sangat berharap Airlangga Hartarto selaku Ketua Umum Partai Golkar bisa menjadi Capres pada Pilpres 2024 nanti.

Bapak Sudah 3 Periode di DPRD Indramayu, Apakah Ada Keinginan Meningkat ke Provinsi atau Pusat?

Syaefudin menyampaikan, dirinya hanya merupakan prajurit partai. Apabila ada instruksi untuk naik ke tingkat provinsi maupun pusat, ia mengaku siap melaksanakan tugas.

Kendati demikian, fokus Syaefudin saat ini lebih kepada memenangkan Partai Golkar pada tahun politik di 2024 nanti, baik Pilpres, Pileg, maupun Pilkada.

Apakah Ada Anak-anak yang Ingin Mengikuti Jejak Bapak?

Dikatakan Syaefudin, dari keempat anaknya, hanya satu yang terlihat memiliki keinginan di dunia politik. Hanya saja, keinginan itu belum tampak jelas.

Dalam hal ini, sebagai orang tua, ia menyerahkan semua keputusan kepada anak-anaknya untuk menentukan sendiri masa depannya.

Golkar Punya Program-program Tertentu Untuk Regenerssi?

Syaefudin menyampaikan, pihaknya memiliki keinginan kuat dalam merubah stigma Partai Golkar hanya untuk orang tua. Melainkan kata dia, Partai Golkar harus menjadi partai semua kalangan.

Terlebih, Partai Golkar kata dia, merupakan partai yang mesti bisa mencetak para kader-kader terbaik untuk bangsa dan negara.

Oleh karena itu, dalam mencapai semua itu, pihaknya selalu melakukan pendekatan kepada para generasi milenial.

Para milenial diajarkan edukasi politik, pentingnya berpolitik, hingga cara berpolitik yang benar.

Ada Kata-kata yang Ingin Disampaikan Untuk Anak Muda Supaya Masuk Politik?

Syaefudin menekankan, kepada para generasi milenial harus mempunyai mimpi, selain itu mereka juga harus bisa mewujudkan mimpi itu dan menjadi anak muda yang punya nilai jual.

Menurut Syaefudin, politik itu sesuatu yang indah dan penting jika digunakan dengan baik, serta bisa menjadi bumerang jika disalahgunakan.

"Paling tidak mereka harus memiliki pengetahuan soal politik. Ibaratkan pisau, ini bisa sangat berguna untuk mengiris mangga, memotong makanan. Tapi bisa sangat berbahaya kalau digunakan untuk menusuk orang," ujar dia.

Baca juga: Syaefudin Optimistis Tatap Pilkada Indramayu 2024, Ternyata Karena Partai Golkar Punya Hal Ini

Baca juga: SOSOK Syaefudin, Gagal Jadi Kades Tapi Sukses Jadi Ketua DPRD Indramayu, Begini Karir Politiknya

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved