Ciri-ciri Orang Terpapar Organisasi Terlarang NII Diungkap Densus 88 Antiteror, Begini Katanya
Densus 88 Antiteror mengungkap salah satu ciri-ciri yang yang tergabung ke organisasi NII yang saat ini sudah masif ditangkap.
"Struktur NII berada pada tingkatan cabang atau kecamatan istilah NII tersebut adalah CV. Dengan anggota mencapai 1.125 anggota," ujar Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/4/2022).
Dari total jumlah itu, kata Ramadhan, anggota NII yang masih aktif mencapai 400 orang di Sumbar.
Sisanya, anggota itu tak aktif berkegiatan meskipun telah dibaiat menjadi anggota NII.
"Sekitar 400 orang di antaranya merupakan personel aktif dan selebihnya non aktif atau sudah berbaiat namun belum aktif dalam kegiatan NII. Yang sewaktu-waktu bisa diaktifkan kembali apabila perlu," jelas Ramadhan.
Baca juga: MUI Sebut NII Lebih Berbahaya Dibandingkan Hizbut Tahrir Indonesia: Wajib Diperangi Oleh Negara
Ramadhan juga menjelaskan sebaran anggota teroris NII di Sumbar.
Ternyata, mayoritas anggota NII berada di Kabupaten Dharmasraya.
"Dari jumlah total di Sumbar, 833 orang tersebar di kabupaten Dharmasraya dan 292 orang berada di kabupaten Tanah Datar," ungkap Ramadhan.
Di sisi lain, Ramadhan mengungkapkan bahwa proses perekrutan anggota NII digelar secara terstruktur.
Buktinya, jaringan teroris NII kini telah masih ada di seluruh Indonesia.
"Jaringan NII sudah masif di Indonesia antara lain Jakarta, Tangerang, Jawa Barat, Bali, Sulawesi, Maluku dan Sumbar," pungkasnya.
Sekadar informasi, Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap setidaknya 16 tersangka terorisme jaringan Negara Islam Indonesia (NII) di Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat (25/3/2022) lalu.
Tak lama berselang, Densus kembali menangkap 5 orang tersangka teroris jaringan NII lainnya di daerah Tangerang Selatan, Banten pada Minggu (3/4/2022).
Adapun para tersangka diduga menginginkan untuk mengubah ideologi Pancasila dengan syariat Islam.
Pada saat yang sama, mereka juga aktif merekrut anggota baru dari kalangan anak-anak di bawah umur.
Selain itu, para tersangka itu juga aktif melakukan kegiatan i'dad atau latihan ala militer secara rutin lewat berbagai kegiatan.
Mereka juga berniat menggulingkan pemerintah dengan memanfaatkan situasi jika terjadi kekacauan.
Baca juga: NII Diduga Bangkit di Garut, MUI Bilang Ada Warga di Beberapa Kecamatan Bergabung dengan NII
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/tampang-3-jenderal-nii.jpg)