Ciri-ciri Orang Terpapar Organisasi Terlarang NII Diungkap Densus 88 Antiteror, Begini Katanya

Densus 88 Antiteror mengungkap salah satu ciri-ciri yang yang tergabung ke organisasi NII yang saat ini sudah masif ditangkap.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribun Jabar / Sidqi Al Ghifari
Ilustrasi: Polres Garut gelar jumpa pers terkait pengibaran bendera NII oleh tiga jendreal NII, Kamis (3/2/2022). 

TRIBUNCIREBON.COM - Anggota oragnisasi terlarang Negara Islam Indonesia (NII) di Indonesia disebut-sebut mencapai jutaan orang.

Tim Densus 88 Antiteror Polri mulai masif menangkap kelompok organisasi terlarang Negara Islam Indonesia (NII).

Densus 88 Antiteror mengungkap salah satu ciri-ciri yang yang tergabung ke organisasi NII.

Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar menjelaskan bahwa memang tidak ada yang membedakan anggota NII dengan masyarakat biasa secara fisik atau kasat mata.

Namun, kata dia, perbedaan yang mencolok terlihat dari cara beribadah anggota NII.

Ketiga Jenderal NII yakni Sodikin (kiri) Ujer Januari (tengah) dan Jajang Koswara (kanan) saat berada di tahanan Pengadilan Negeri Garut, Kamis (17/2/2022)
Ketiga Jenderal NII yakni Sodikin (kiri) Ujer Januari (tengah) dan Jajang Koswara (kanan) saat berada di tahanan Pengadilan Negeri Garut, Kamis (17/2/2022) (Tribunjabar.id/Sidqi Al Ghifari)

Biasanya, mereka menolak untuk beribadah berjamaah dengan masyarakat umum.

"Kalau dari ciri fisik mungkin tidak ya. Tapi kalau ciri seperti eksklusifitas kemudian tidak mau gabung beribadah berjamaah dengan kelompok masyarakat biasa itu ada. Tapi kalau fisik tidak ada," kata Aswin kepada wartawan, Rabu (20/4/2022).

Aswin menuturkan pihaknya juga masih tengah menghitung jumlah pasti anggota NII di Indonesia.

Namun dari pengakuan tersangka yang ditangkap, ada 400 anggota aktif NII di Sumatera Barat (Sumbar).

"Itu kan baru di crosscheck daftarnya karena itu keterangan dari mereka. Sehingga sama seperti klaim bahwa ada jutaan pengikut NII kita juga gak tau siapa yang jutaan ini. Dari mereka seperti itu. Memang kita akan coba dalami satu persatu," ungkap dia.

Baca juga: Tiga Jenderal NII di Garut Miliki Bukti Pengangkatan Jenderal oleh Presiden NII Sensen Komara

Namun begitu, Aswin mengapresiasi tokoh muda hingga masyarakat adat di Sumbar mulai banyak masif menolak ajaran NII.

Mereka sepakat bahwa ajaran NII harus ditinggalkan karena bertentangan dengan agama.

"Sekarang fenomena yang penting diangkat adalah bahwa berbondong-bondong masyarakat disana baik dari kalangan tokoh pemuda, tokoh adat, melakukan kegiatan yang moderat lebih moderat bikin seminar untuk menolak. Sekarang mereka banyak melakukan kegiatan maupun pencerahan untuk meninggalkan atau untuk menolak ajakan NII itu," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kelompok terorisme jaringan Negara Islam Indonesia (NII) diduga telah memilik anggota yang banyak di Sumatera Barat (Sumbar).

Betapa tidak, total ada 1.125 anggota yang diduga telah dibaiat dengan NII.

Fakta itu diketahui seusai penyidik Densus 88 Antiteror Polri memeriksa 16 anggota teroris NII yang tertangkap di Sumbar pada Jumat (25/3/2022) lalu.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved