Breaking News:

Jelang Lebaran, Warga Majalengka Diingatkan Maraknya Penipuan Online Atas Namakan Bea Cukai

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Cirebon mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi maraknya penipuan online yang mengatasnamakan Bea Cukai

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, Encep Dudi Ginanjar. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Cirebon mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi maraknya penipuan online yang mengatasnamakan Bea Cukai di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Terlebih, Bea Cukai Cirebon mencatat kasus tersebut makin marak men jelang lebaran.

Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, Encep Dudi Ginanjar mengatakan, di era maraknya masyarakat gemar berbelanja online, kasus penipuan berbasis online juga kerap terjadi.

Baca juga: Bea Cukai Cirebon Bersinergi dengan Pemda Kota Cirebon untuk Berantas Rokok Ilegal

Baca juga: Fakta-fakta Panitia Lokal MGPA Mandalika Unboxing Motor Ducati, Pengakuan Pembuat Video & Bea Cukai

Hal itu dibuktikan dengan banyaknya pengaduan masyarakat ke Kantor Bea Cukai, di mana salah satu modus pelaku mengatasnamakan kantor tersebut.

"Masyarakat kita itu gemar belanja online ya dan di platform itu menawarkan barang murah, tanpa konfirmasi dan mempertanyakan kepada pihak yang lebih tau."

"Nah ketika beli, uang ditransfer. Nah biasanya selang dua mingguan, ada yang mengaku dari bea cukai. 'barangmu ditahan, karena ini impor. Berati kamu penyelendupan. Kalau tidak, kami tuntut, kirim Rp 10 juta.".

"Kalau tidak, nanti kamu akan menjemput kamu. Modusnya seperti itu," ujar Encep saat ditemui di Galeri Jatiwangi art Factory (JAF) dalam acara workshop, Kamis (14/4/2022).

Encep menjelaskan, di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan), hampir semuanya terdapat modus penipuan tersebut.

Di tahun ini saja, sudah ada lima pengaduan yang diterima oleh kantor yang beralamat di Jalan Wahidin Cirebon Kota itu.

"Tidak terlalu banyak kasusnya. Tahun ini ada beberapa, modusnya sama. Termasuk di Majalengka ada juga dan makin marak jelang lebaran," ucapnya.

Masih kata dia, biasanya para penipu juga melancarkan aksinya melalui platform market yang tidak resmi.

Misalnya saja di media sosial Facebook, di mana penipu menggunakan akun pribadi.

"Biasanya penipu-penipu itu tidak di platform market resmi. Misalnya jual d facebook, Ig (akun sendiri)," jelas dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved