Ada Mahasiswa Kuningan Terlibat Kasus Perampasan Nyawa Neng Enci, Bupati Acep Purnama Angkat Bicara
Hal itu dikatakan H Acep Purnama, saat usai menghadiri kegiatan sosialisasi perencanaan pembangunan tembusan jalan lingkar timur Kuningan
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
"Kita hingga saat ini masih menduga bahwa korban meninggal itu di rampas nyawanya. Jadi mohon bersabar, nanti juga kita publikasikan hasilnya bagaiamana," katanya.
Hampir sepekan dari kejadian kematianNeng Enci alias Sri Agustina (42) yang diketahui tewas di kamar kosan di Blok Cikawung, Kelurahan Cijoho, kini sudah dilakukan pemakaman di tempat pemakaman umum sekitar pasar Tradisional Kuningan.
Pemakaman itu diketahui sebelumnya melalui proses serah terima jasad korban dari petugas kepolisian terhadap pihak kelurga. Sebab hal itu menyusul usai dilakukan pemeriksaan jasad lebih lanjut di Rumah Sakit Bhayangkari Polri, sebagai tindakan pengumpulan data dan autopsi. Kebutuhan itu dilakukan dalam mengungkap akibat kematian korban yang di duga terjadi perampasan oleh pelaku.
Untuk pemakaman ini, tentu memberikan ketenangan lebih pada alamarhumah. Kami dari keluarga sangat berterima kasih pada Pak Polisi dalam pelayanan seperti ini," ujar Mulyana yang juga adik korban alias Neng Enci, Kamis (24/3/2022).
Teramati saat proses hendak memasuki peristirahatan korban terakhir, sejumlah keluarga dan kerabat serta warga setempat. "Iya Kang, Teh Enci itu orang pendiam dan sepengetahuan saya, beliau sangat sosial tinggi. Soal beliau orang pendiam, itu setiap ada masalah tenteng pribadi dan keluarga itu tak pernah mengeluh sedikitpun," ujar Mulyana yang akrab di sapa Oy oy.
Bentuk apreasiasi terhadap pelaksanaan kerja petugas kepolisian, kata dia mengaku atas nama keluarga sangat berterima kasih. Terlebih dengan hasil daripada praktek autopsi yang dilakukan dalam mengungkap dan menangkap terduga pelaku.
"Awalnya, kami dari keluarga tidak yakin kematian itu seperti pada umumnya. Dari sangkaan tak wajar itulah kami minta jasad korban di autopsi dan hasilnya sudah ada, namun itu pak Polisi yang nanti kasih tahu," katanya. (*)