Breaking News
Senin, 13 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Rusia Serang Ukraina

Abramovich Dikabarkan Kena Racun Kimia, Mata Memerah dan Kulit Wajah Mengelupas

Bos klub bola Chelsea Roman Abramovich dikabarkan keracunan setelah hadir dalam perundingan damai antara Rusia dan Ukraina

Penulis: Adi Sasono | Editor: Mumu Mujahidin
Chelsea FC
Roman Abramovich sang Taipan pemilik Chelsea 

TRIBUNCIREBON.COM - Siapa yang tak mengenal Roman Abramovich pemilik klub bola Chelsea berkebangsaan Rusia.

Bos klub bola Chelsea itu dikabarkan keracunan setelah hadir dalam perundingan damai antara Rusia dan Ukraina

Dikutip dari MailOnline, Abramovich dilaporkan mengalami gejala-gejala keracunan bahan kimia setelah hadir dalam pertemuan mencari perdamaian di ibu kota Ukraina, Kiev bebarapa pekan lalu.

Saat itu, Abramovich berperan sebagai juru damai.

Gejala yang dialami Abramovich itu antara lain kulit wajah mengelupas, mata merah dan keluar air mata yang sangat sakit.

Baca juga: Nyawa Putin dan Keluarganya Terancam Dibunuh, Mantan Istri, Anak hingga Selingkuhan dalam Bahaya

Roman Abramovich sang Taipan pemilik Chelsea
Roman Abramovich sang Taipan pemilik Chelsea (Chelsea FC)

Selain Abramovich, dua anggota senior delegasi Ukraina mengalami gejala yang sama.

Analis di situs berita Bellingcat membenarkan ketiga anggota delegasi yang hadir dalam pertemuan 3 Maret itu mengalami gejala yang konsisten dengan akibat senjata kimia.

Dalam pertemuan yang berakhir sekitar pukul 22.00 waktu setempat itu juga diikuti Rustem Umerov, anggota parlemen Ukraina.

Kronologi yang didapat Bellingcat, ketiga juru runding itu meninggalkan lokasi perundingan menuju sebuah apartemen di Kiev pada malam yang sama.

Ketika berada di apartemen itulah, mereka bertiga mengalami semacam peradangan pada mata dan kulit serta rasa sakit yang menusuk kulit. Kondisi itu berlangsung sampai keesokan paginya.

Dilaporkan, mereka bertiga hanya mengonsumsi cokelat dan air putih selama beberapa jam sebelum gejala itu muncul.

Orang keempat yang menelan makanan dan minuman yang sama tidak mengalami gejala-gejala itu.

Keesokan harinya, 4 Maret, Abramovich, Umerov dan beberapa anggota delegasi lain meninggalkan Kiev menuju Lviv, sebelum pergi ke Polandia dan dilanjutkan ke Istanbul Turki untuk memulai perundingan lagi.

Baca juga: Jenderal Rusia Dijuluki Tukang Jagal Usai Dalangi Serangan Mengerikan RS Bersalin Mriupol Ukarina

Perundingan Dimulai Lagi

Presiden Rusia Vladimir Putin dan sejawatnya dari Turki, Recep Tayyip Erdogan sepakat menggelar lagi pembicaraan damai dengan Ukraina di Istanbul.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved