Breaking News:

Gempa Jepang 7,3 SR yang Mengerikan Tadi Malam Memakan Korban, Bagaimana Nasib WNI? Begini Kabarnya

Gempa Jepang yang dahsyat, guncangannya tampak mengerikan. Bagaimana kabar para WNI yang berada di negara itu?

Editor: dedy herdiana
JAPAN METEOROLOGICAL AGENCY
Gempa bumi magnitudo 7,3 guncang Jepang, Rabu 16 Maret 2022. 

TRIBUNCIREBON.COM - Gempa Jepang yang dahsyat, guncangannya tampak mengerikan. Bagaimana kabar para WNI yang berada di negara itu?

Jepang mendadak trending pada Rabu (26/3/2022) karena terjadi gempa besar.

Sejumlah video Gempa Jepang bahkan viral di media sosial Twitter.

Tiga orang lansia dikabarkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan benda di rumahnya pasca gempa bumi 7,3 magnitudo di Prefektur Miyagi dan Fukushima, Jepang.

Ketiga korban adalah seorang pria berusia 70-an di Kota Tome, Prefektur Miyagi; pria berusia 70-an di Kota Shichigahama, Prefektur Miyagi; dan seorang pria berusia 60-an di Kota Soma, Prefektur Fukushima.

"Korban dipastikan akan bertambah terutama yang luka-luka akibat gempa besar kemarin malam," ungkap sumber Tribunnews.com, Kamis (17/3/2022).

Baca juga: Jepang Diguncang Gempa 7,3 SR Tadi Malam, Tsunami Satu Meter Lebih Terjang Beberapa Kawasan Pantai

Baca juga: Gempa Terkini Magnitudo 7.3 Guncang Fukushima Jepang, Potensi Tsunami, Warga Ngeri Lihat Getarannya

Sementara itu Warga Negara Indonesia ( WNI) yang berada di Jepang dilaporkan selamat.

Mereka umumnya terkejut karena gempa besar mengguncang daerah Kanto dan Tohoku tadi malam.

Tepco juga melaporkan adanya pemadaman listrik kepada dua juta rumah akibat gempa tersebut.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengaktifkan Tim Penanggulangan Bencana pasca gempa 7,3 magnitudo yang terjadi di Prefektur Miyagi dan Fukushima, Rabu (16/3/2022) malam.

PM Fumio Kishida memasuki kediaman resmi dari Kantor Perdana Menteri sekitar 20 menit setelah gempa bumi mengguncang.

PM Kishida menerima laporan tentang situasi kerusakan dari Satoshi Ninoyu, Menteri Negara untuk Penanggulangan Bencana, dan Koichi Hagiuda menteri METI (kementerian ekonomi perdagangan dan industri).

"Tidak ada kelainan yang dikonfirmasi di pembangkit listrik tenaga nuklir," kata PM Kishida kepada wartawan, Kamis (17/3/2022) dini hari tadi.

Mengenai pemadaman listrik skala besar, Kishida mengatakan, "Yuridiksi TEPCO diharapkan dapat selesaikan hal itu dalam waktu satu jam."

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tiga Korban Meninggal akibat Gempa 7,3 Magnitudo di Miyagi dan Fukushima Jepang

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved