Sinyal Terakhir KM Putra Barokah Hilang Kontak di Perairan Karawang, 18 ABK di Kapal Tersebut Hilang
KM Putra Barokah SN yang SOS atau hilang kontak di Perairan Eretan Indramayu sempat terdeteksi berada di Perairan Karawang.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sinyal KM Putra Barokah SN yang SOS atau hilang kontak di Perairan Eretan Indramayu sempat terdeteksi berada di Perairan Karawang.
Namun, sinyal tersebut kembali hilang atau SOS.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah setelah mendapat laporan dari VTS terkait dan PT Yukom UCT.
"Info dari PT Yukom sempat terdeteksi KM Putra Barokah SN berada di Perairan Karawang namun sinyal tersebut kembali hilang atau SOS," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (8/3/2022).

Pencarian lanjut Deden Ridwansah, akan dilakukan Tim SAR Gabungan dengan melakukan pemantauan di Pantai Tanjung Sedari dan Sungai Cibuntu Karawang.
Demi memaksimalkan upaya pencarian, Tim SAR Gabungan turut menerjunkan satu unit helikopter HR-3604 jenis Dauphin guba melakukan pemantauan udara.
Diberitakan sebelumnya, KM Putra Barokah SN yang hilang kontak di Perairan Eretan Indramayu.
Secara keseluruhan ada sebanyak 18 Anak Buah Kapal (ABK) dalam kapal tersebut yang hingga saat ini belum diketahui keberadaanya.
Deden Ridwansah berharap, upaya pencarian yang dilakukan secara maksimal tersebut dapat membuahkan hasil.
"Besar harapan seluruh POB dapat ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat," ujar dia.
Baca juga: Helikopter Diturunkan Basarnas untuk Mencari Kapal Motor yang Hilang Kontak di Perairan Indramayu
Helikopter Diterjunkan
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan satu unit helikopter untuk pencarian Kapal Motor Putra Barokah yang diperkirakan hilang kontak di perairan Eretan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (8/3/2022) pagi.
Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah, mengatakan, hari ini satu unit helikopter Basarnas dikerahkan untuk mencari kebearaan Kapal Motor pembawa 18 orang Person On Board (POB) itu.
"Satu unit helikopter HR-3604 jenis Dauphin bertolak dari Bandara Kertajati pada Pukul 07.51 WIB, dan mulai melakukan pencarian," Kata Deden Ridwansah saat dihubungi TribunJabar.id dari Sumedang.