Beredar Info Mayat Bangkit dari Kubur Akibat Pohon Tumbang, Ini Kata Damkar Kuningan

Beredar info soal pusaran tanah makam hingga mayat terkubur itu hampir terangkat sontak membuat geger warga di Kuningan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Humas Damkar Kuningan
Petugas Damkar Kuningan evakuasi pohon Tumbang 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Beredar info soal pusaran tanah makam hingga mayat terkubur itu hampir terangkat sontak membuat geger warga di Kuningan.

Terlebih muncul informasi itu akibat pohon tumbang terjadi di lingkungan tempat pemakaman umum yang berlokasi, di Astana Gede, Kampung Cipicung, Kecamatan / Kabupaten Kuningan.

"Untuk dua makam, tanahnya memang terangkat, namun kondisi mayat terkubur tadi masih sangat aman gak bangkit kubur begitu," kata Kepala UPT Damkar Kuningan, Khadafi saat memberikan keterangan kepada Tribuncirebon.com, Jum'at (25/2/2022).

Diketahui pohon tumbang itu, kata Khadafi, terjadi saat hujan berlangsung semalam.

Petugas Damkar Kuningan evakuasi pohon Tumbang
Petugas Damkar Kuningan evakuasi pohon Tumbang (Humas Damkar Kuningan)

Kejadian sama hingga menimbulkan pohon tumbang juga berlangsung di Kecamatan Nusaherang, Kuningan.

"Untuk dua lokasi pohon tumbang di lingkungan TPU Astana gede dan di Kecamatan Nusaherang. Kini sudah bersih dilakukan evakuasi dan pembersihan pohon tumbang tersebut," ujarnya.

Pembersihan pohon tumbang tadi dilakukan pemangkasan pada Pohon Semoja yang berdiameter 80 centimeter dengan Panjang sekitar 12 meter.

"Selain pohon semoja juga ada Pohon kihiang berdiameter 30 sentimeter dengan Panjang sekitar 15 meter ikut tumbang juga," katanya.

Pohon tumbang itu di sebabkan adanya terpaan angin dan kondisi pohon tersebut sudah lapuk alias berumur tua.

"Untuk evakuasi pohon tumbang sudah selesai kita bereskan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved