Breaking News:

Sosok

SOSOK Silmy Karim, Direktur Utama PT Krakatau Steel yang Diusir Wakil Ketua Komisi VII DPR RI

SOSOK Silmy Karim, Direktur Utama PT Krakatau Steel yang diusir dari rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR dan Direktur Jenderal Industri Logam

Editor: Machmud Mubarok
Kolase/Wikipedia/YouTube Komisi VII DPR RI
Silmy Karim, Direktur Utama PT Krakatau Steel yang diusir dari rapat dengar pendapat dengan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian dan Komisi VII DPR, Senin (14/2/2022). 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - SOSOK Silmy Karim, Direktur Utama PT Krakatau Steel yang diusir dari rapat dengar pendapat dengan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian dan Komisi VII DPR, Senin (14/2/2022).

Pengusiran itu terjadi setelah Silmy beradu mulut dengan Wakil Ketua Komisi VII DPR Bambang Haryadi selaku pemimpin rapat.

"Hormati persidangan ini, ada teknis persidangan, kok kayaknya Anda enggak pernah menghargai komisi. Kalau sekiranya Anda enggak bisa ngomong di sini, Anda keluar," kata Bambang, dikutip dari tayangan akun YouTube Komisi VII DPR RI Channel, Senin.

"Baik, kalau memang harus keluar kita keluar," ujar Silmy.

Baca juga: Erick Thohir Sebut Krakatau Steel Bakal Bangkrut, Komisaris KSI Bertaruh Rp 1 Miliar Tak Bangkrut

Keributan ini berawal ketika Bambang berkomentar atas paparan yang disampaikan Silmy mengenai proyek blast furnace atau pembangunan pabrik baja sistem tanur tinggi.

Dalam kesempatan itu, Bambang mengaku bingung lantaran pabrik untuk blast furnace dihentikan, tetapi di sisi lain ada keinginan untuk memperkuat produksi dalam negeri. Suasana mulai memanas ketika Silmy tiba-tiba memotong pernyataan Bambang.

"Yang saya unik ini, bagaimana pabrik untuk blast furnace ini dihentikan, tapi satu sisi ingin memperkuat produksi dalam negeri. Ini jangan maling teriak maling gitu lho, jangan kita ikut bermain pura-pura enggak ikut bermain," kata Bambang. "Maksudnya maling bagaimana, Pak?" kata Silmy menyela pernyataan Bambang dilansir dari Kompas.com.

Baca juga: Letusan Gunung Anak Krakatau Getarkan Tanah Lampung, Warga Jakarta Dengar Suara Dentuman Aneh

Berikut ini Sosok, Profil, dan Biodata Silmy Karim, Dirut PT Krakatau Steel, seperti dilansir dari Wikipedia:

Silmy Karim lahir 19 November 1974 adalah Direktur Utama PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk sejak diangkat melalui RUPSLB pada tanggal 6 September 2018.

Ia awalnya dikenal sebagai seorang profesional muda yang berkecimpung dalam bidang pertahanan dan industri pertahanan. Setelah berhasil menangani beberapa BUMN yang sedang bermasalah, kemudian ia dijuluki sebagai Direktur Utama spesialis BUMN sakit.

Terakhir Silmy sukses dalam melakukan restrukturisasi dan transformasi PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk. Salah satu restrukturisasi yang dilakukan di Krakatau Steel adalah dalam hal restrukturisasi utang.

Proses restrukturisasi ini memakan waktu lebih dari 1 tahun dan selesai dengan baik ditandai dengan ditandatanganinya perjanjian restrukturisasi hutang pada tanggal 12 Januari 2020 antara Krakatau Steel dengan 10 krediturnya.

Saat dilakukan restrukturisasi, utang Krakatau Steel sebesar $2.2 milyar US (35 triliun rupiah). Karena nilai utangnya yang sangat besar ini membuat restrukturisasi ini disebut juga restrukturisasi utang perusahaan terbesar di Indonesia.

Krakatau Steel berhemat sebesar $685 juta US (11 triliun rupiah) dari program restrukturisasi ini. Sukses ke 2 di Krakatau Steel adalah ketika Krakatau Steel berhasil mencatat keuntungan sebesar $74,1 juta US (1 triliun rupiah) pada triwulan 1 tahun 2020.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved