Banjir Kerap Melanda Wilayah Timur Kabupaten Cirebon, Begini Kata Gubernur Ridwan Kamil
Wilayah timur Kabupaten Cirebon kerap dilanda banjir akibat meluapnya aliran sungai ketika hujan deras melanda.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Wilayah timur Kabupaten Cirebon kerap dilanda banjir akibat meluapnya aliran sungai ketika hujan deras melanda.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengaku akan menindaklanjutinya agar permasalahan banjir dapat teratasi.
Menurut dia, Pemprov Jabar akan berkoordinasi dengan BBWS Cimanuk Cisanggarung untuk mengeruk daerah aliran sungai di wilayah timur Kabupaten Cirebon.
"Soal banjir akan ditindaklanjuti melalui pengerukan sungai meski secara teknis kewenangannya di BBWS," ujar Ridwan Kamil saat ditemui usai meresmikan perbaikan Jalan Kapten Pierre Tendean, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Jumat (4/2/2022).
Baca juga: Resmikan Jalan Penghubung Jabar-Jateng, Gubernur Berharap dapat Perkuat Perekonomian di Perbatasan
Ia mengatakan, Pemprov Jabar akan merekomendasikan BBWS Cimanuk Cisanggarung untuk menangani pengerukan sungai sesegera mungkin.
Sebab, banjir di kawasan itu tidak hanya melanda wilayah Kabupaten Cirebon, tapi daerah bantaran sungai yang masuk wilayah Jawa Tengah.
Karenanya, pihaknya menilai hal itu harus segera ditangani agar banjir tidak kembali melanda wilayah perbatasan Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan Jawa Barat.
"Intinya, permasalahan banjir harus dicarikan solusinya karena demi kenyamanan masyarakat Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Brebes," kata Ridwan Kamil.
Sementara Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengaku telah menyampaikan keluhan masyarakat tentang banjir di wilayah timur Kabupaten Cirebon kepada Ridwan Kamil.
Ia berharap, Ridwan Kamil mampu mendorong program normalisasi sungai yang kerap menjadi salah satu penyebab banjir di kawasan tersebut.
"Masyarakat wilayah timur Kabupaten Cirebon meminta Pak Gubernur Ridwan Kamil bisa mendorong program normalisasi dan perbaikan senderan sungai," ujar Imron Rosyadi.