Belum Semua Supermarket di Kota Cirebon Turunkan Harga Minyak Goreng, Warga Kecewa
Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk memberlakukan minyak goreng satu harga yakni Rp 14 ribu per liter.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk memberlakukan minyak goreng satu harga yakni Rp 14.000 per liter.
Namun, tampaknya belum semua supermarket di Kota Cirebon menurunkan harga minyak goreng sesuai kebijakan tersebut.
Pantauan Tribuncirebon.com di Yogya Junction, Jalan Kartini, Kota Cirebon, belum semua merek minyak goreng harganya diturunkan menjadi Rp 14 ribu per liter.
Baca juga: Kemarin Jokowi Kaget Harga Minyak Goreng Rp 20 Ribu per Liter, Mulai Hari Ini Satu Harga, Rp 14 Ribu
Misalnya, minyak goreng Barco kemasan dua liter yang masih dijual Rp 61950, minyak goreng Bimoli kemasan dua liter seharga Rp 38550, minyak goreng Sovia kemasan dua liter Rp 37500, dan lainnya.
Chief Operational Yogya Junction, Ramdhan Purnama, mengakui, hanya minyak goreng merek Filma dan Kunci Mas yang harganya telah diturunkan menjadi Rp 14 ribu perliter.
Sementara merek minyak goreng lainnya masih dijual dengan harga sebelumnya yang berkisar antara Rp 20 ribu - Rp 24 ribu perliter, bahkan lebih.
"Kami masih penyesuaian karena keputusannya juga sangat mendadak, baru dikeluarkan pada pukul 13.00 WIB," kata Ramdhan Purnama saat ditemui di Yogya Junction, Rabu (19/1/2022) sore.

Ia mengatakan, merek minyak goreng lainnya masih menunggu koordinasi untuk disesuaikan harganya seperti kebijakan pemerintah pusat.
Namun, pihaknya belum mengetahui kapan harga minyak goreng tersebut diturunkan sesuai keputusan pemerintah Rp 14 ribu perliter.
"Kami sifatnya hanya melayani konsumen, untuk kebijakan harga juga mengikuti keputusan pusat karena memang membutuhkan waktu untuk penyesuaian," ujar Ramdhan Purnama.
Sejumlah pengunjung pun tampak kecewa saat melihat harga minyak goreng di Yogya Junction yang belum semua turun menjadi Rp 14 ribu perliter.
Sri Rahmawati (45), mengaku bergegas menyambangi Yogya Junction setelah mengetahui pemerintah mengeluarkan kebijakan satu harga minyak goreng.
Namun, setibanya di rak yang menyediakan minyak goreng ia merasa terkejut karena sebagian besar harganya nya belum diturunkan menjadi Rp 14 ribu.
"Enggak jadi beli, nanti ke tempat lain saja. Saya juga baru ke Yogya Junction saja, belum supermarket lain, karena kebetulan rumah dekat sini," kata Sri Rahmawati.