Keanehan Terjadi di Rumah Ubedilah Badru Seusai Laporkan Anak Jokowi ke KPK, Dosen UNJ Itu Santai

Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun mengalami hal aneh dan tak biasa seusai melaporkan anak Presiden Jokowi ke KPK.

Editor: Machmud Mubarok
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Dosen Universitas Negeri Jakarta sekaligus Aktivis 98 Ubedilah Badrun (batik) bersama Kuasa Hukumnya, AH Wakil Kamal, saat ditemui awak media di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/1/2022). 

TRIBUNCIREBON.COM - Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun mengalami hal aneh dan tak biasa seusai melaporkan anak Presiden Jokowi ke KPK.

Hal-hal aneh itu kata dia, suasana dan kondisi yang belum sempat dia alami selama tinggal di rumahnya.

"Kontak yang tidak dikenal memang ada yang menghubungi saya di malam hari, saya tidak pernah mengangkatnya. Semoga bukan dalam rangka meneror," kata Ubedilah Badrun dikutip dari Tribunnews.

Tidak hanya itu, dia merasakan ada orang tak dikenal yang kerap datang ke sekitar rumahnya.

"Dua hari lalu memang ada orang yang tidak dikenal dan tidak pernah terlihat sepanjang saya tinggal 13 tahun lebih di sini. Orang itu menggunakan kendaraan roda dua dan duduk di tempat istirahat lapangan basket, terlihat mengamati rumah sekitar 20 menit. Kehadiran sopir tetangga ke lokasi itu yang membuat ia pergi dari lokasi duduknya, selebihnya wallahua'lam," ucap dia.

Baca juga: Ini Rangkaian Kunjungan Kerja Presiden Jokowi di Kota Bandung, Mulai ke Unpar hingga ke Pasar

Baca juga: Mau Kunjungi Korban Lingkaran Setan, Vespa Wagub Jabar Malah Mogok di Simpang Kodim Ciamis 

Tak hanya itu, dia juga alami ancaman di media sosial terkait pelaporan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

"Narasi ancaman muncul di medsos dengan bahasa yang sarkastis, tapi saya respons baik-baik saja," kata Badrun kepada Tribunnews.com, Minggu (16/1/2022).

Meski ada beberapa kejanggalan yang ia alami setelah melaporkan putra presiden Jokowi ke KPK, Badrun berharap hal itu bukan bagian dari ancaman.

Ia tetap berpikir positif dan menyatakan bahwa kondisinya saat ini baik-baik saja.

"Semoga motifnya bukan dalam rangka teror psikologis, saya positive thinking saja bahwa itu semua jauh dari motif teror. Alhamdulillah saya saat ini baik baik saja," tutup Badrun.

"Laporan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak Presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan," kata pria yang karib disapa Ubed saat dijumpai awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, (10/1/2022).

Respon Gibran Rakabuming Raka

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tidak akan melaporkan Ubedilah Badrun yang melaporkan dirinya dan Kaesang Pangarep ke KPK.

Gibran malah meminta Ubedilah Badrun membuktikan jika benar memiliki keterlibatannya dalam kasus pelaporannya itu.

"La ngopo melaporkan balik ? Nah itu udah dilaporkan, Itu dibuktikan dulu," kata Gibran Raka Buming saat berada di Balaikota Solo, Selasa (11/1/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved