Breaking News:

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Instruksikan 1 Tanda Keberhasilan Prajurit Usai Tugas di Papua

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menginstruksikan hanya satu indikator keberhasilan prajurit jika telah selesai tugas di Papua.

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Lutfi Ahmad Mauludin
Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, sedang melakukan pemaparan kepada anggota TNI, di Rancabali, Kabupaten Bandung, Selasa (11/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menginstruksikan hanya satu indikator keberhasilan prajurit jika telah selesai tugas di Papua.

Hal itu dijelaskan Jenderal Andika saat meninjau langsung ke tempat latihan prajurit TNI, di Rancabali, Kabupaten Bandung, Selasa (11/1/2022).

Sebanyak 450 prajurit TNI siap ditugaskan di Papua dan kini melakukan latihan akhir pra tugas di Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa, mengaku, pihaknya menyempatkan hadir ke Ciwidey karena memang salah satu batalyon akan berangkat tugas.

"Berangkat tugas menjadi satgas Kodim dan Satgas Koramil, secara khusus batalyon 301 ini akan ditempatkan di sekitar Lanijaya dengan Jaya Wijaya," kata Jenderal Andika Perkasa, saat meninjau langsung ke tempat latihan prajurit TNI, di Rancabali, Kabupaten Bandung, Selasa (11/1/2022).

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Kompas.TV)

Baca juga: 450 Prajurit TNI Siap Diberangkatkan Ke Papua, Panglima TNI Ungkap Tujuannya

Jenderal Andika Perkasa mengatakan, kedatangannya, untuk memastikan mereka memahami tugas-tugas yang baru, sesuai dengan kebijakan yang sudah dilakukan, sejak Desember kemarin. 

"Jadi dari pengecekan secara singkat tadi, secara umum mereka kelihatannya sudah memahami. Tapi memang perlu kehadiran para pimpinan mereka, baik di tingkat Kodam, dilembaga pendidikan, maupun saya sendiri, untuk menambah pemahaman mereka secara persis, apa yang harus mereka lakukan di sana," kata Andika.

Andika memaparkan, secara sederhananya, adalah mereka ke sana melakukan tugas-tugas pokok Kodim dan Koramil, sedimikan rupa.

"Sehingga mereka harus bisa menyatu dengan masyarakat yang ada di tempat mereka bertugas masing- masing. Sama seperti mereka bertugas saat di Koramil dan Kodim di tempat lain, sebelum mereka datang ke batalyon 301," ujar dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved