Gibran dan Kaesang Dibela Moeldoko Usai Dilaporkan ke KPK oleh Dosen UNJ, Ini Kata Kepala KSP

Pembelaan untuk Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep datang dari Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko.

Editor: Mumu Mujahidin
Nakita grid.id
Gibran dan Kaesang 

TRIBUNCIREBON.COM - Kabar dua anak Presiden Joko Widodo dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berbuntut panjang.

Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep dilaporkan oleh seorang dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun.

Pembelaan untuk Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep datang dari Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko.

Ia turut menanggapi isu belakangan, soal dua putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran dan Kaesang yang dilaporkan ke KPK.

Baca juga: Gibran Putra Jokowi Tidak Diam Saat Tahu Dia dan Kaesang Dilaporkan ke KPK, Begini Katanya

Moeldoko malah menjamin jika pemerintah akan menindaklanjuti laporan tersebut.

Lantas, dirinya meminta agar masyarakat tak mudah memberi stigma negatif pada anak-anak pejabat.

Moeldoko menilai, kekayaan atau kesukesan yang diperoleh anak-anak pejabat adalah hal wajar selama upayanya baik-baik saja.

"Jangan mudah sekali memberikan judgement bahwa seolah-olah anak pejabat itu negatif."

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko didampingi kuasa hukumnya usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/10/2021). Moeldoko diperiksa sebagai saksi atas laporannya kepada dua peneliti ICW terkait tudingan ICW soal polemik promosi Ivermectin dan ekspor beras. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko didampingi kuasa hukumnya usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/10/2021). Moeldoko diperiksa sebagai saksi atas laporannya kepada dua peneliti ICW terkait tudingan ICW soal polemik promosi Ivermectin dan ekspor beras. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

"Anak pejabat itu gak boleh kaya, anak pejabat itu gak boleh berusaha. Ini gimana sih?" ujar Moeldoko kepada wartawan di Kantor KSP, Selasa (11/1/2022), dikutip dari Kompas.com.

"Sepanjang usahanya itu baik-baik saja, ya biasa lah," imbuhnya.

Menurut Moeldoko, semua orang, baik masyarakat biasa ataupun anak pejabat, punya hak yang sama dalam berusaha.

Ia pun mencontohkan putrinya yang menjadi pengusaha.

Karena itu, ia meminta pada masyarakat agar memberi kesempatan yang sama pada semua orang untuk mengembangkan diri mereka dengan baik.

Baca juga: Gibran Putra Jokowi Sudah Kaya Raya Sebelum Jadi Wali Kota Solo, Berikut Daftar Harta Kekayaannya

"Mau berusaha masak saya larang. Enggak lah. Jadi beri kesempatan."

"Semua orang memiliki kesempatan untuk mengembangkan dirinya dengan baik," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved