Breaking News:

Banjir 1 Meter Merendam Ratusan Rumah di Kecamatan Waled Cirebon, Akibat Sungai Ciberes Meluap

Ketinggian air di titik paling parah yang terdampak banjir di kawasan Waled tersebut mencapai kira-kira mencapai hampir satu meter.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
dok. BPBD Kabupaten Cirebon
Kondisi terkini banjir yang merendam dua desa di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Selasa (11/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Ratusan rumah di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, terendam banjir, Selasa (11/1/2022).

Ketinggian air di titik paling parah yang terdampak banjir di kawasan tersebut mencapai kira-kira mencapai hampir satu meter.

Namun, sejumlah warga terdampak banjir di Kecamatan Waled tampak masih bertahan di rumahnya masing-masing meski kondisinya tergenang air.

Terdapat dua desa di Kecamatan Waled yang hingga kini masih terendam banjir, di antaranya, Desa Mekarsari dan Desa Gunungsari.

Kondisi terkini banjir yang merendam dua desa di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Selasa (11/1/2022).
Kondisi terkini banjir yang merendam dua desa di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Selasa (11/1/2022). (dok. BPBD Kabupaten Cirebon)

Kuwu Gunungsari, Ari Suherman, mengatakan, banjir merendam permukiman warga Desa Gunungsari sejak Senin (10/1/2022) malam.

Menurut dia, banjir tersebut disebabkan hujan deras yang melanda sejak Senin sore dan mengakibatkan Sungai Ciberes meluap karena debit airnya meningkat.

"Saat ini, banjir masih merendam beberapa titik di Desa Gunungsari, dan ketinggian airnya mencapai 20 cm - 80 cm," kata Ari Suherman saat ditemui di Balai Desa Gunungsari, Selasa (11/1/2022).

Ia mengatakan, Desa Gunungsari merupakan langganan banjir saat musim hujan seperti sekarang dan menjadi bencana tahunan.

Bahkan, pihaknya menyebut banjir kali ini merupakan ketujuh kalinya yang terjadi di Desa Gunungsari meski hanya berlangsung beberapa jam kemudian surut.

Namun, kali ini ketinggian air meningkat dibanding sebelumnya. Ari menyampaikan, biasanya ketinggian air maksimal 60 cm namun kini hampir satu meter.

"Kami berharap, pemerintah daerah segera menangani banjir tahunan ini secara serius, karena kasihan masyarakat," ujar Ari Suherman.

Baca juga: WASPADA, Banjir Pesisir Berpotensi Terjadi di Pesisir Selatan Jabar Termasuk Pangandaran

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved